- Pedagang di Pasar Terong Makassar melaporkan kenaikan harga telur menjadi Rp50 ribu per rak akibat tingginya biaya angkut pada Senin (14/9).
- Kelangkaan bahan bakar memicu antrean pengangkutan yang dikhawatirkan mengganggu rantai distribusi bahan pangan dari daerah sentra produksi ke pasar.
- Pemerintah dan instansi terkait diharapkan memantau pasokan serta harga sembako guna mencegah kenaikan harga dan menjaga daya beli masyarakat.
SuaraSulsel.id - Harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional di Makassar mulai tertekan akibat imbas biaya angkut yang cukup tinggi.
"Karena beberapa pekan ini pengangkutan agak melambat, karena harus antrean bahan bakar, kondisi itu mempengaruhi harga telur yang sebagian besar diangkut dari Kabupaten Sidrap," kata salah seorang pedagang telur Dahlia di Pasar Terong, Makassar, Senin (14/9).
Dia mengatakan harga telur ayam ras ukuran sedang yang biasanya Rp48 ribu per rak, kini harus dijual Rp50 ribu per rak, karena harga pembelian dari distributor juga mengalami kenaikan, sehingga harus menyesuaikan harga jual.
Meskipun antrean di sejumlah SPBU sudah mulai terurai, namun kondisi beberapa pekan terakhir dikhawatirkan turut memengaruhi rantai distribusi bahan pangan, khususnya komoditas yang didatangkan dari daerah sentra produksi menuju pasar-pasar di Kota Makassar.
Pedagang mengaku kondisi pasokan BBM dapat berdampak terhadap biaya operasional kendaraan pengangkut barang.
Jika kelangkaan berlangsung lebih lama, kenaikan biaya angkut berpotensi diteruskan ke harga jual sejumlah kebutuhan pokok di tingkat konsumen.
Sejumlah pedagang pasar di Makassar diantaranya Mustari dari Pasar Pannampu, Makassar berharap persoalan ketersediaan BBM segera teratasi agar distribusi bahan pangan tetap berjalan normal.
Hal itu dibenarkan Salma dari Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP). Menurut dia, kelancaran pasokan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga harga sembako tetap stabil.
Di sisi lain, lanjut dia, kenaikan harga tidak serta-merta terjadi pada seluruh komoditas karena sebagian pedagang masih mengandalkan stok yang tersedia.
Baca Juga: Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
Namun, apabila pasokan dari daerah penghasil terganggu dan biaya distribusi meningkat, tekanan terhadap harga dapat semakin terasa.
Kondisi ini menjadi perhatian karena Makassar merupakan salah satu pusat perdagangan dan distribusi bahan pangan di Sulawesi Selatan.
Gangguan pada transportasi dan distribusi berpotensi memengaruhi ketersediaan komoditas di pasar.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memantau perkembangan harga dan pasokan sembako di sejumlah pasar tradisional maupun pusat perdagangan.
Langkah tersebut penting untuk memastikan kelancaran distribusi sekaligus mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak terkendali.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kelangkaan BBM tidak berdampak signifikan terhadap distribusi bahan pangan di Sulawesi Selatan karena komoditas pertanian berada pada lokasi yang strategis sehingga relatif tidak terlalu terpengaruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso