SuaraSulsel.id - Polres Bone mengungkap motif Kaharman Anggota Satpol PP Kabupaten Bone nekat membunuh Haji Dahliah.
Dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres Bone, Kamis 16 November 2023, Pelaksana tugas Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Adi Asrul mengatakan, pelaku kesal dengan perkataan korban yang menyebut pelaku pembohong.
"Korban mengatakan dalam bahasa bugis 'engkani pabbellenge' artinya pembohong sudah datang. Saat itu pelaku marah dan mengejar korban (dengan parang)," ungkap Adi.
Adi mengatakan, awalnya pelaku antre di SPBU Jalan Ahmad Yani untuk mengisi BBM. Karena antrean panjang, pelaku memutuskan ke rumah korban untuk membayar utang ke anak korban.
Baca Juga: Menteri Muhadjir Effendy Sebut Buah Sukun dari Kabupaten Bone Enak Sekali
Saat berada di rumah korban, terjadi percakapan hingga keluar kata-kata yang dianggap kasar oleh pelaku.
Setelah menganiaya korban hingga tewas, pelaku kabur dan sempat berpapasan dengan salah satu anak korban.
Beruntung anak korban bisa melarikan diri. Sehingga pelaku kabur ke poros Jalan Wajo. Kemudian membuang parang yang digunakan untuk menganiaya ke bawah jembatan.
Sebelumnya, seorang IRT bernama Haji Dahliah (54 tahun) ditemukan tewas dengan luka bacok di depan toko kelontong miliknya di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone pada Jumat (10/11/23).
Dari hasil autopsi, polisi menyimpulkan bahwa Haji Dahliah meninggal dunia akibat luka bacok di kepala dan leher. Polisi juga memastikan bahwa tidak ada barang yang hilang dari toko korban.
Baca Juga: Berwajah Tampan, Ini Sosok Pembunuh Haji Dahliah di Kabupaten Bone
Atas perbuatannya, Kaharman dijerat Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Borok Cabup Bone Bolango Terbongkar di MK, Ismet Ternyata Eks Napi dan Ngutang Rp315 Juta ke Negara
-
Istri Pengacara Korban Pembunuhan Dapat Ancaman: Diam atau Kau Menyusul Suamimu
-
Erajaya Boyong SHOKZ OpenRun Pro 2 dan OpenSwim Pro, Harga Rp2 Jutaan, Bisa Simpan 8.000 Lagu
-
Ulasan Film The Bone Collector, Memecahkan Teka-teki Pembunuhan Berantai
-
Basarnas Catat 280 Orang Selamat dari Bencana Longsor di Areal Tambang Emas Rakyat Bone Bolango
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?