SuaraSulsel.id - Pengamat ekonomi Bahtiar Maddatuang menilai sikap Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menolak perpanjangan Kontrak Karya (KK) PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebagai langkah yang luar biasa dan berani.
“Pandangan sebagai ekonom, saya apresiasi Pak Andi Sudirman dan menurut saya luar biasa dan hal sangat berani yang dilakukan oleh seorang gubernur. Keberanian gubernur ini sangat berdasar,” kata Chairman AMKOP Business School (STIE AMKOP), Sabtu, 10 September 2022.
Langkah ini, katanya, berdasarkan gagasan untuk kepentingan rakyat. Seperti yang diketahui, kontrak karya PT. Vale Indonesia berakhir pada tahun 2025.
Ia menyebutkan jika lahan tambang dikelola oleh Pemprov Sulsel akan mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Sulsel. Utamanya, dalam hal kesejahteraan.
“Ini pasti akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Dan saya sangat mengapresiasi dan ini harus didukung oleh rakyat Sulsel dan pemerintah, dalam hal ini pemerintah pusat,” harapnya.
Ia menyampaikan, salah satu hal yang menjadi persoalan dalam mensejahterakan rakyat, adalah postur APBD yang lebih besar belanja rutin dibandingkan alokasi belanja. Untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat relatif minim.
Demikian juga pemerintah daerah sangat bergantung pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Sangat susah jika melihat postur APBD kita, dalam hal ini pembangunan yang mendorong tingkat kesejahteraan rakyat. Karena postur APBD kita lebih besar rutin dibandingkan dengan pembangunan. Sedangkan kalau kita bicara tentang kemampuan APBD dalam membiayai pembangunan rakyat yang di daerah,” ujarnya.
Jika pengelolaan ditangani Pemprov Sulsel akan berdampak pada peningkatan APBD. Pendapatan yang diperoleh bisa mencapai triliunan.
Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Sulsel Dukung Pemerintah Daerah Tolak Perpanjangan Kontrak Karya PT Vale
“Bayangkan saja, kalau dikelola Pemprov dan masuk APBD pasti akan berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Mungkin kita bisa membangun sekolah yang bagus, SMA yang bagus, modal ke UMKM, membangun infrastruktur yang bagus, banyak hal yang bisa dilakukan kalau misalnya pendapatan daerah itu bisa sangat stabil,” paparnya.
“Makanya inisiasi gubernur ini harus didukung penuh. Bukan hanya masyarakat Sulsel, tetapi pemerintah pusat harus dukung. Karena menurut saya ini langkah berani dan brilian yang dilakukan oleh seorang gubernur,” tambahnya.
Peningkatan pendapatan daerah akan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Peningkatan Kesejateraan ini berdampak pada daya beli masyarakat. Jika daya beli masyarakat kuat maka kenaikan harga BBM tidak akan berat dirasakan.
“Ini contoh APBD kita sehat, duit banyak dari sumber pendapatan daerah pasti akan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. Kalau rakyat sejahtera tidak ada urusan mau naik BBM atau tinggi, karena daya beli kuat,” ujarnya.
Sehingga, ia berharap langkah Andi Sudirman Sulaiman ini diikuti oleh gubernur lain. Terutama yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar.
“Dengan melihat cara berpikir gubernur Pak Sudirman ini harusnya diikuti gubernur lain di Indonesia yang punya potensi sumber daya alam yang besar. Kalau saya lihat baru Pak Isran Noor di Kalimantan Timur dan Pak Sudirman di Sulsel, padahal banyak daerah lain seperti Sultra, Sulteng, Papua dan di Sumatera,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Listrik Sempat Padam Lalu Menyala, 23 Rumah di Asrama Mattoanging Makassar Ludes Terbakar
-
Beli BBM Subsidi Wajib Perlihatkan STNK? Warga Protes: Jangan Repotkan Kami..!
-
Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN
-
Sulsel Darurat Air dan Listrik Padam, BMKG Ungkap Fakta Ini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya