SuaraSulsel.id - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Imran Jausi, mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) komoditi sawit telah ditetapkan sebesar Rp1.800 per Kg
Imran Jausi mengatakan penetapan ini sesuai dengan kesepakatan bersama pihak terkait seperti Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Dan UKM Luwu Utara, Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Luwu Timur, Kepala Dinas Kabupaten Wajo, DPD Apkasindo hingga PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
"Penetapan harga ini tentunya akan terus mengalami perubahan tergantung fluktuasi harga. Apalagi dalam rapat penetapan beberapa waktu lalu, juga disepakati penetapan harga rencananya dilakukan dua kali sebulan," katanya, Senin 22 Agustus 2022.
Ia menjelaskan, penetapan harga TBS sebelumnya dilakukan setiap bulan. Namun melihat kondisi dan perkembangan harga sawit di pasaran sehingga kemudian pihak berkepentingan sepakat untuk memperbaharui setiap dua kali dalam sebulan.
"Jadi penetapan harga Rp1.800 ini akan terus berubah. Ini juga disesuaikan dengan kebijakan pusat yang melakukan penetapan harga dua kali sebulan," ujarnya.
Sekretaris Dinas TPH Bun Sulsel Muhlis Mori, mengatakan khusus komoditi kelapa sawit, pemerintah sementara berupaya untuk menetapkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Kelapa Sawit, apabila DBH atas Cukai Kelapa Sawit terwujud dengan hitungan minimal enam persen saja.
"Maka saya yakin petani sawit kita akan sejahtera apalagi kalau standar harga TBS sawit mengalami peningkatan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar