“Sekali lagi, kami tidak marah hanya sedikit kecewa karena permintaan dibantu malah dibalas dengan tuduhan yang bukan-bukan kepada kami,” katanya.
Ia pun berharap, Ko’ Aseng kembali membuat konten permintaan maaf mengingat apa yang dilakukan sudah mengarah ke pencemaran nama baik institusi.
Sementara itu, kapal ikan KM Cakrawala X ditangkap KN-P331 taggal 20 Januari 2022 di Perairan Lembeh karena sejumlah pelanggaran.
Saat pemeriksaan, petugas mendapati surat ijin layar yang sudah tidak berlaku yakni tertera tanggal layar 13 Januari tapi kapal baru meninggalkan Pelabuhan Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat tanggal 15 Januari 2022.
Sedangkan sesuai ketentuan surat ijin layar hanya berlaku 1×24 jam.
Selain itu, juga ditemukan alat keselamatan seperti pelampung yang tidak memenuhi sertifikat keselamatan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan yakni kapal itu harus memiliki 25 jaket pelampung tapi hanya ada 17 dan hanya 6 yang layak pakai.
Juga ditemukan dua buku pelaut ABK yakni ABK atas nama Jun Mahalipa dan Runi Rafles sudah expired dan belum diperpanjang dari tahun lalu.
Serta kapal dioperasikan tidak memiliki buku jurnal atau buku mesin serta pelanggaran lainnya.
Baca Juga: Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Akan Tindak Tegas ASN Terlibat Pungli
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak