SuaraSulsel.id - Wali Kota Bitung Maurits Mantiri menegaskan akan menindak tegas praktek pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Saya akan melakukan tindakan tegas bagi ASN maupun siapa saja yang melakukan pungli di lingkungan Pemkot Bitung," kata Maurits, di Bitung, Kamis 20 Januari 2022.
Komitmen Wali Kota Bitung ini ditunjukkan dengan melakukan inspeksi mendadak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bitung.
Dalam sidak tersebut terlihat jelas kekesalan Mantiri terhadap praktek - praktek pungli yang ternyata masih didapati dalam pengurusan administrasi kependudukan yang disinyalir memanfaatkan peran calo dan orang dalam Dinas Dukcapil sendiri.
"Kami tidak akan mentolerir praktek - praktek seperti ini, di saat kami fokus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat ternyata masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab apalagi membuat masyarakat jadi susah," kata Maurits.
Pihaknya sudah perintahkan inspektur untuk langsung lakukan pemeriksaan dan jika ditemukan memang ada oknum orang dalam, baik itu ASN atau THL yang terlibat, wali kota minta kepala BKPSDM segera ambil tindakan tegas.
"Saya juga mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah kota Bitung hati-hati dan stop melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah khususnya terkait pelayanan publik, berikan pelayanan yang terbaik bukan justru menyusahkan," jelasnya.
Maurits juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memberikan peluang kepada oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab seperti calo untuk melakukan pengurusan surat-surat apapun.
Ikuti prosedur yang berlaku sesuai ketentuan, katanya, apabila dipersulit silahkan langsung laporkan kepada, pasti akan segera ditindaklanjuti. (Antara)
Baca Juga: Mau Urus KTP dan KK, Calo di Kantor Dukcapil Pemkot Bitung Pasang Tarif Sampai Rp1 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu