SuaraSulsel.id - Direktur Utama PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Diana Rosa mengingatkan kepada seluruh karyawannya agar memahami secara mendalam.
Bahwa BUMN itu bukan badan usaha milik nenek sehingga para pegawai bisa berbuat semaunya. Melainkan kepunyaan negara, sehingga ada aturan yang mengikat.
Diana Rosa menyampaikan itu dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-44 PT IKI yang digelar di Kantor PT IKI Makassar, Jumat 29 Oktober 2021.
"BUMN itu Badan Usaha Milik Negara bukan milik nenek, jika milik nenek bisa santai saja bangun jam berapa (pegawai bebas masuk kantor)," katanya.
Ia menjelaskan bahwa usia IKI yang ke-44 harus menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk berbenah dan melakukan introspeksi diri.
Dalam kesempatan itu pula, Diana menjanjikan akan memberikan tunjangan pendidikan kepada para pegawai jika semuanya bisa konsisten hadir atau tidak absen dengan berbagai alasan. Dan itu akan dimulai pada awal pekan depan.
"Kami berikan tunjangan pendidikan sebagai upaya membentuk budaya kerja. Pada perayaan HUT ini menjadi momentum untuk mendorong seluruh pegawai agar lebih berkomitmen dan bekerja keras," ujarnya.
Ia mengakui tingkat kehadiran pegawai memang begitu minim saat ia baru bergabung pada Juli 2020. Bahkan dari total pekerja sebanyak 164 orang, umumnya yang masuk kerja hanya sekitar 80 orang pegawai.
Namun dengan berbagai upaya dan dorongan, membuat budaya kerja di perusahaan milik pemerintah itu kian membaik.
Baca Juga: Rombak Jajaran Direksi MIND ID, Begini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir
"Kami terus berbenah untuk mengubah budaya kerja di PT IKI Makassar. HUT IKI yang ke-44 ini menjadi momentum untuk melakukan instrospeksi diri," jelasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Bantah Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Bakal Lapor ke Bareskrim Polri Besok
-
Rp3 Triliun untuk PSEL Sulsel, Menteri LH: Gubernur Meyakinkan Kami
-
Hati-hati Haji Ilegal, Kenali Modus 'Jalur Cepat' Bisa Bikin Anda Rugi 10 Tahun
-
BPBD Sulteng: 552 Rumah Terdampak Banjir di Balaesang dan Sirenja
-
Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari