SuaraSulsel.id - 28 Oktober setiap tahun di Indonesia diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Momen ini selalu dijadikan sejumlah mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi. Dengan berunjuk rasa di jalan raya.
Seperti yang terjadi di Kota Makassar, kemarin. Aksi unjuk rasa terjadi di sejumlah titik. Menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.
Pengunjuk rasa yang juga mahasiswa menutup sejumlah akses jalan. Masyarakat pun resah karena macet berkepanjangan.
Adu mulut antara pengguna jalan dan pengunjuk rasa bahkan terjadi di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Videonya viral di sejumlah media sosial.
Dalam video itu ada seorang pria menggunakan jaket ojek online terlibat adu mulut dengan mahasiswa. Ia mengaku jengkel sebab mereka harus berjam-jam di jalan karena macet.
"Pulang ko kampungmu," ujar pria tersebut sambil menunjuki mahasiswa yang berorasi.
Ia mengaku dirinya juga pernah menjadi mahasiswa. Namun sudah bukan zamannya untuk berunjuk rasa dengan menutup jalan.
"Sudah bukan zamannya. Kalau mau ko demo ke Kantor DPR," tegasnya lagi.
Sejumlah pengunjuk rasa kemudian berusaha menenangkan pria tersebut. Mereka juga meminta maaf.
Baca Juga: Mahasiswa Makassar: Bersuara Sedikit Ditangkap
"Saat ini ji, pak. Setelah itu bebas mi," ujar mahasiswa tersebut.
Banyak netizen yang mendukung aksi pengendara ojek online itu. Mereka menyebut aksi tersebut meresahkan karena menghambat orang mencari rezeki.
Ada juga yang menyarankan agat pengunjuk rasa bisa demo lewat zoom saja.
"Kuliah saja lewat zoom, harusnya demo juga bisa lewat zoom saja," tulis netizen.
Sebelumnya, juga viral video di media sosial Kamis, 21 Oktober 2021. Dalam video itu terlihat seorang ibu membubarkan mahasiswa yang berunjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar.
"Kau Islam, salat magrib. Berdosa kau menghalangi orang salat," teriak ibu itu ke mahasiswa, sambil memukul tangannya menunjukkan sudah saatnya salat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu