SuaraSulsel.id - AP (6 tahun) anak perempuan yang diduga menjadi korban pencungkilan mata oleh orang tuanya sendiri dikabarkan segera menjalani operasi. Hal ini dilakukan setelah melihat kondisi AP yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mulai membaik.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa AKP Boby Rachman mengatakan operasi terhadap AP setelah menjadi korban pencungkilan mata rencananya akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar pada Senin 6 September 2021
"Besok operasinya di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar rencananya. Sementara korban masih dirawat di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Gowa, kondisinya sehat-sehat. Tinggal operasi mata aja. Kalau kondisi korban sudah mulai membaik, tinggal melakukan operasi mata besok," kata Boby kepada SuaraSulsel.Id, Minggu (5/9/2021).
Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Boby, pelaku diduga melakukan pesugihan dan kemudian berhalusinasi. Sehingga, mencungkil mata korban karena mengira mata korban terdapat benda yang harus dikeluarkan.
"Pelaku itu pesugihan. Dia berhalusinasi, dia kira matanya korban itu ada benda. Dicungkillah itu matanya, tapi karena ada luka di bagian pelipis matanya yang sebelah kanan. Saya belum tahu itu (buta atau tidak) kan masih mau dilakukan operasi. Besok operasinya di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar rencananya," terang Boby.
Dari kasus ini ada empat pelaku yang diduga terlibat melakukan aksi pencungkilan mata terhadap korban. Mereka adalah masing-masing diketahui HA (43 tahun) selaku ibu korban, TT (45 tahun) ayah korban, BA (70 tahun) selaku kakek korban dan US (44 tahun) selaku paman korban.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada Rabu 1 September 2021 pukul 13.30 Wita. Para pelaku melakukan kekerasan dengan cara mencungkil mata korban setelah sehari putra dari kedua pelaku meninggal dunia pada 31 Agustus 2021.
Keempat pelaku yang ketahuan melakukan aksi pencungkilan mata korban memiliki peran yang berbeda. HA selaku ibu korban diketahui berperan sebagai pelaku yang mencungkil mata sebelah kanan korban dengan menggunakan jari tangan, TT selaku ayah korban dan US selaku paman korban berperan sebagai orang yang memegang kepala dan badan korban.
Sedangkan, BA selaku kakek korban berperan sebagai orang yang membantu dengan memegang kaki korban.
Baca Juga: Ayah dan Ibu Jadi Tersangka Pencungkil Mata Anak, Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa
"Yang mencungkil ibu korban. Diduga bahwa para pelaku berhalusinasi bahwa di dalam tubuh korban terdapat penyakit atau sesuatu yang harus dikeluarkan dengan cara dicongkel pada bagian matanya, sehingga mengakibatkan mata sebelah kanan dari korban mengalami luka dan mengeluarkan darah," jelas Boby.
Dari empat pelaku yang ditangkap tersebut dua diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni BA dan US selaku kakek dan paman korban sendiri. Penetapan tersangka dilakukan pada Sabtu 4 September 2021 dan Minggu 5 September 2021 ini telah dilakukan penahanan di Polres Gowa.
Sedangkan, HA dan TT selaku ibu dan ayah korban masih berstatus sebagai terduga pelaku karena tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi, Kota Makassar.
Sampai saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengetahui pasti latar belakang terjadinya aksi kekerasan dengan cara mencungkil mata korban. Apalagi, terduga pelaku diketahui tinggal bersama-sama dengan korban di dalam satu rumah.

"Para terduga pelaku tinggal bersama-sama dengan korban dalam satu rumah. Berbagai informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pesugihan, syarat dalam pesugihan dan pemimpin pesugihan akan ditampung untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pendalaman," kata dia.
"Penyebab matinya anak pelaku yang diduga tak wajar akan menjadi fokus kami untuk dilakukan penyelidikan dan pendalaman," tambah Boby.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes