Pabrik benih jagung dengan investasi Rp 34 Miliar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id / Instagram Andi Sudirman Sulaiman]
Pabrik benih jagung ini akan memproduksi sekitar 150 ton per hari yang diharapkan bisa mempermudah para petani memperoleh pupuk yang unggul dari Sulsel sendiri. Sebab kebutuhan benih jagung Sulsel berada di kisaran 6.000 hingga 7.000 ton.
Muhammad Firda yang juga menjabat Asisten 2 Sulsel ini menyampaikan bahwa ke depannya, pabrik ini akan dikelola oleh Perusda yang diharapkan mampu menjadi penghasil swasembada benih jagung.
"Diharapkan pengelolaan Perusda bisa meningkatkan perekonomian, karena bukan hanya kebutuhan personil (Sulsel) tetapi juga untuk dipersiapkan sebagai kebutuhan daerah lain," ujar dia kepada Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan