SuaraSulsel.id - Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/BS Makassar melakukan hal unik. Memberi pengalaman baru untuk peserta vaksinasi Covid-19.
Petugas melaksanakan vaksinasi COVID-19 dengan memanfaatkan tank tempur. Sebagai tempat vaksinasi bagi warga setempat.
"Ini salah satu cara kami menarik perhatian masyarakat agar mau divaksinasi, sekaligus memanfaatkan momen bisa melihat langsung kendaraan taktis milik TNI," ujar Komandan Kodim 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Dwi Irbaya di Makassar, Selasa 24 Agustus 2021.
Ia menjelaskan, tank ambulans itu biasa digunakan di medan perang. Untuk mengevakuasi prajurit yang terluka saat perang berlangsung.
Namun demi merangsang minat masyarakat agar mau divaksin, mobil tank ambulans pun dikeluarkan sekaligus rangkaian perayaan HUT RI ke-76 tahun.
Mobil tank ambulans tersebut jenis AMX 13 VCTB. Merupakan tank ambulans pertama di Indonesia. Dilengkapi dengan peralatan medis darurat serta tim kavaleri TNI AD. Tank ambulans ini masuk sebagai kategori kendaraan khusus lapis baja.
Mengenai dosis vaksin yang disediakan pada vaksin tahap pertama, kata Kolonel Dwi, sebanyak 500 dosis. Selanjutnya pada tahap dua, disiapkan 600 dosis, dengan jenis vaksin Sinovac.
"Vaksinasi gratis ini bagian dari upaya membantu pemerintah untuk percepatan vakasinasi agar masyarakat bisa terlindungi dari COVID-19, termasuk upaya kita bisa terlepas dari pandemi," tambahnya.
Salah satu peserta, Rian, menuturkan, ia berani mengikuti vaksinasi karena ingin terlindungi dari serangan virus. Selain itu, vaksinasi kali ini sangat menarik karena dilaksanakan di dalam tank ambulans perang milik TNI.
Baca Juga: Siswa SMAN 7 Makassar : Saya Ingin Vaksin Karena Ingin Kembali Belajar di Sekolah
"Sangat senang sudah divaksin. Awalnya deg-degan, tapi setelah disuntik akhirnya lega. Pelayanan juga sangat ramah. Ini baru vaksin dosis tahap pertama," katanya.
Beberapa warga usai mengikuti vaksinasi, langsung berswafoto dengan latar belakang mobil tank ambulans tersebut, selain menarik perhatian juga sebagai kenang-kenangan mereka, karena sangat jarang kendaraan taktis TNI dikeluarkan, kecuali pada momen tertentu saja. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Peringatan Keras Rektor Unhas Bagi 1.128 Pengawas UTBK: Sanksi Tanpa Toleransi
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia
-
Siaga! Enam Kecamatan di Kota Makassar Rawan Kekeringan Hingga Oktober 2026
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular