SuaraSulsel.id - Mantan Gitaris Dewa Putu Adhi mengungkap kisah hidupnya. Setelah memutuskan menjadi mualaf. Memeluk agama Islam.
Pria bertato ini mengaku mendapat banyak ujian. Setelah memeluk islam dan membangun rumah tangga bersama istrinya.
Saat ini Dewa menghisi hidupnya dengan berdakwah. Juga berencana membuat film tentang Pangeran Diponegoro. Selama masa pandemi, Dewa masih aktif menjalankan aktivitas dakwah.
Selama menjadi pendakwah, Dewa mengaku kerap diberi amplop oleh panitia. Sebagai honor karena sudah menyampaikan dakwah.
Dewea mengaku pernah mendapat hingga Rp 60 juta dalam satu kali dakwah. Kala itu, Dewa mengaku terkejut.
Sampai harus menghubungi kembali panitia acara. Saat itu Dewa berdakwah di majelis taklim dengan peserta para pengusaha muslim.
Dewa berharap niatnya berdakwah tidak membuat rasa ikhlasnya hilang. Karena itu ia tetap menjalankan bisnis. Dewa mengaku ingin berdakwah karena ikhlas, bukan karena tarif.
Dewa mengatakan, guru agama di kampung-kampung lebih berhak mendapat bayaran tinggi. Seperti guru mengaji yang kerap dibayar murah. Apalagi, rata-rata guru ngaji tidak mematok tarif. Siswa hanya membayar seikhlasnya.
"Saya ingin orang lebih sadar dan bangga pada Islam. Orang tua kita yang sudah almarhum hanya selamat berkat doa anak-anak, dan bagaimana bisa selamat kalau anak-anaknya tidak paham agama, tidak bisa mengaji," kata Dewa.
Baca Juga: Sempat Gonta-ganti Agama, Alasan Bang Tigor Mantab Balik ke Islam Bikin Kagum
Dewa juga mengungkapkan satu-satunya kitab suci agama di dunia yang bisa dihafal hanya Alquran. Selain itu, ia menyeru agar umat Islam bersatu karena Islam konsepnya adalah jemaah.
Dewa menceritakan kisah perjuangan umat Islam dalam perang di masa Rasulullah, jumlah pasukan Islam kala itu tidak pernah berimbang dengan pasukan lawan.
Namun, pasukan muslim bisa memenangkan peperangan. Kecuali pada perang Uhud, dimana umat Islam yang awalnya menang, kemudian menjadi kalah setelah sebagian pasukan muslim tidak mengikuti perintah pimpinan dan tergiur dengan ghanimah atau harta rampasan perang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mantan Bupati Konawe Utara Diperiksa Kejagung Terkait Izin Tambang di Hutan Lindung
-
Surat Lusuh Warga Sinjai Minta Beras dan Garam, 7 Hari Tak Makan Nasi Anak Sakit
-
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja
-
Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030 Raih Suara Terbanyak MWA
-
Gubernur Sulsel dan 2 Menteri Tidak Hadiri Pemilihan Rektor Unhas