SuaraSulsel.id - Sebanyak lima ratus orang warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Kota Makassar akan segera disuntik vaksin Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi untuk tahap pertama akan digelar di Rutan Kelas I Makassar pada Sabtu 17 Juli 2021.
Kepala Rutan Makassar Kelas I Makassar, Sulistyadi mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama terhadap warga binaan tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Kodam Hasanuddin.
"Total penghuni berjumlah 1.525, untuk tahap awal kita upayakan 500 orang. Saat ini fokus pendataan NIK warga binaan. Adapun kendalanya telah dilakukan koordinasi dengan Dukcapil untuk mencapai jalan keluar. Intinya kami upayakan vaksinasi diselenggarakan agar warga binaan senantiasa sehat," kata Sulistyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima SuaraSulsel.id, Jumat (16/7/2021).
Sulistyadi mengatakan saat ini kondisi kesehatan warga binaan di Rutan Kelas I Makassar diketahui dalam keadaan stabil. Setelah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian yang maksimal oleh Tim Medis Klinik Dr Saharjo.
"Alhamdulillah patut disyukuri, semua dalam kondisi sehat dan semoga selalu sehat dan aman. Semua berkat kerja keras dan kesigapan tim medis didukung petugas keamanan yang disiplin dengan protokol kesehatan," terang Sulistyadi.
Senada dengan Sulistyadi, Dr St Wahida Jalil selaku petugas Klinik Dr Saharjo Rutan Kelas I Makassar menambahkan sebelum melakukan penyuntikan vaksin, pihaknya telah menuntaskan sosialisasi vaksinasi Covid-19 kepada seluruh warga binaan. Kegiatan itu dilakukan selama dua hari secara serentak di seluruh blok hunian yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan pendataan.
"Sosialisasi dirampungkan hari ini kemudian pendataan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga binaan. Meski dalam pendataan ini ditemui banyak warga binaan yang tidak memiliki KTP, namun alhamdulillah warga binaan menyambut baik rencana pelaksanaan vaksinasi ini," tambah Wahida Jalil, dokter spesialis kejiwaan selaku penanggung jawab Klinik Dr Saharjo.
Sementara Andi Musmiati selaku perawat Klinik Dr Saharjo Rutan Makassar, menyampaikan penggunaan vaksin itu. Dimana, dia beranggapan bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya melaksanakan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Sebab itu, Musmiati berharap warga binaan permasyarakatan dapat turut ambil bagian untuk Indonesia yang sehat dan tangguh.
"Vaksin ini untuk memberi perlindungan agar tidak tertular atau sakit berat akibat COVID-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin. Kami petugas Rutan Makassar sudah melaksanakan vaksinasi. Jadi warga binaan juga harus dong," katanya.
Baca Juga: Pelatih PSM Makassar Angkat Bicara Soal Rumor Boaz Solossa
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Implementasi GCG di BUMN Tuai Apresiasi, Dinilai Tingkatkan Kinerja dan Transparansi
-
Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
-
Ini Alasan Cabai Keriting Kurang Diminati di Gorontalo
-
Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik 1 Creative Financing
-
Hati-hati Jempolmu! 109 Warga Sultra Terjerat Kasus Pencemaran Nama Baik di Medsos