SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi saksi untuk terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan, Agung Sucipto.
Sidang lanjutan digelar di ruang Harifin Tumpah Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 3 Juni 2021. Andi Sudirman datang menggunakan baju batik, didampingi ajudannya.
Adik mantan Menteri Pertanian itu cukup lama menunggu di ruang tunggu. Ia terlihat bercengkrama dengan para saksi lainnya.
Andi Sudirman mengaku baru tiba dari Jakarta, tadi malam. Pagi ini, ia harus kembali bersaksi karena kasus suap yang menyeret nama Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan yang kini non aktif.
"Saya baru tiba tadi malam. Cukup padat aktivitas ini," kata Sudirman.
Kemarin, ia juga sudah dimintai keterangan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK. Ia mengaku dikonfirmasi soal empat paket proyek yang terpaksa ia hentikan karena tidak tertuang dalam DPA.
"Dan itu sudah sesuai. Kalau dilanjutkan akan bermasalah," jelasnya.
Sekadar diketahui, sidang ketiga kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulsel kembali dilanjutkan, hari ini. Ada lima saksi yang dihadirkan.
Mereka adalah Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Dinas PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin, ajudan Nurdin Abdullah Syamsul Bahri, ajudan Nurdin Abdullah Salman Natsir, dan Kabid Bina Marga Dinas PUTR Sulsel, Eddy Natsir Jaya.
Baca Juga: Andi Sudirman Ancam Pangkas Pejabat yang Suka Potong Anggaran Pembangunan
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya
-
PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci
-
Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur
-
Pemadaman Listrik Bergilir 2 Jam Sehari di Sulsel
-
Kinerja Makin Solid, BRI Raih Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026