- Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyesalkan kekalahan 0-1 dari Persebaya di Stadion GBT Surabaya akibat pemanfaatan peluang kurang maksimal.
- Tomas menyoroti catatan buruk sepuluh laga terakhir PSM yang didominasi kekalahan tipis karena masalah penyelesaian akhir serangan tim.
- Manajemen PSM telah memberikan dukungan penuh dengan menambah pemain baru untuk memperdalam opsi dan keseimbangan skuad tim.
SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha menilai pemain-pemainnya kurang memaksimalkan peluang sehingga dikalahkan 0-1 oleh Persebaya di Stadion GBT Surabaya.
“Kami selalu kalah tipis 1-0 atau 2-1. Ini sangat menyakitkan, tetapi kami harus terus melangkah karena selalu ada pertandingan berikutnya,” kata Tomas dalam konferensi pers di Stadion GBT Surabaya, Rabu malam (25/2).
Menurut dia, secara taktis PSM sudah memahami pola permainan tuan rumah dan komposisi pemain yang diturunkan, sehingga seharusnya bisa mengantisipasi lawan.
“Satu gol yang menentukan. Selamat untuk coach Tavares dan Persebaya. Kami pulang tanpa poin dan harus kembali bekerja di latihan,” ucapnya.
Tomas menyoroti catatan 10 pertandingan terakhir yang hanya menghasilkan satu kemenangan, seraya menegaskan statistik tersebut berkaitan erat dengan efektivitas di lini serang.
Ia memaparkan dalam laga lawan Persebaya, PSM mencatatkan 40 sentuhan di kotak penalti dan melepaskan 12 tembakan, tetapi banyak peluang tidak berujung gol akibat keputusan akhir yang kurang tepat.
“Masalah kami bukan di pertahanan karena kami tidak kebobolan banyak gol. Tantangan terbesar adalah menciptakan peluang bersih dan menyelesaikannya menjadi gol,” ujarnya.
Dia menambahkan klub telah memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan pemain tambahan.
Hal tersebut, kata dia, untuk menambah kedalaman dan keseimbangan skuad, sehingga kini ia memiliki lebih banyak opsi jika ada pemain yang absen.
Baca Juga: Pelatih PSM Makassar Soroti VAR Tidak Berfungsi Saat Lawan Persija Jakarta
“Manajemen sudah melakukan segalanya untuk membantu kami, dan sekarang tugas kami adalah mulai meraih poin,” tuturnya.
Pemain PSM Luka Cumic mengakui timnya tidak bermain maksimal pada babak pertama sehingga kesulitan mengembangkan permainan.
“Kami tidak bermain bagus di babak pertama. Kami butuh lebih banyak energi dan tekanan. Di babak kedua kami mencoba mencetak gol dan harus memberikan 100 persen di pertandingan berikutnya,” ujar Cumic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor