SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mencopot M Zuud Arman, Lurah Lakkang, Kecamatan Tallo.
Zuud diberi sanksi pemecatan sebagai lurah karena terindikasi melakukan pelanggaran penyalahgunaan kewenangan. Dalam penerbitan dokumen surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Ya masalah pajak, saya sudah tandatangani surat pencopotan,” kata Danny Pomanto kepada KabarMakassar -- jaringan Suara.com, Kamis 27 Mei 2021.
Keputusan Danny Pomanto juga berdasarkan hasil analisis Inspektorat dan Badan Kepegawaian.
“Itu ada temuan di Inspektorat pelanggarannya cukup berat, ini analisisnya BKD dan Inspektortat,” ungkap Danny Poomanto.
Danny Pomanto tidak mau blak-blakan terkait pelanggaran yang dimaksud. Dia hanya memastikan M Zuud Arman tidak lagi menduduki jabatan sebagai Lurah Lakkang.
“Intinya sudah dicopot dari jabatannya,” kata Danny Pomanto.
Ia juga menilai tindakan tersebut sudah fatal dan tidak seharusnya terjadi, sehingga menurutnya hukuman tersebut sudah tepat diberikan dan menjadi pelajaran bagi pegawai pemerintahan lainnya.
“Itu tergolong pelanggaran berat, jadi saya langsung ambil keputusan itu," tegasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Kamis 27 Mei 2021, Pagi sampai Malam
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan