SuaraSulsel.id - Pemudik asal Kota Makassar disuruh pulang saat tiba di lokasi penyekatan Kabupaten Jeneponto. Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto membula posko penyekatan di Buludoang, Kecamatan Bangkala Barat.
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Jeneponto Suryaningrat mengatakan, Tim Satgas Covid-19 Dinkes Jeneponto mendapati sejumlah pelanggaran.
"Sebanyak 7 orang kita swab di tempat Karena tidak memiliki dokumen surat keterangan bebas Covid-19 dengan tujuan dinas ke Jeneponto," ujarnya Kepada KabarMakassar.com -- jaringan suara.com, Kamis 6 Mei 2021.
Ia pun menambahkan, Tim Satgas Covid-19 juga mendapati calon pemudik yang tak ingin dites swab.
"Sebanyak 3 kendaraan kami minta putar balik karena menolak untuk diswab," jelasnya.
Lebih jauh lagi, Suryaningrat mengatakan jika penyekatan ini dilakukan hanya kepada para pengendara asal Kota Makassar.
"Yang dilakukan penyekatan hanya kendaraan dari arah Makassar ke Jeneponto," ucap Kabid P2P Dinkes Jeneponto.
Warga KTP Jeneponto Bebas Masuk
Pemudik dengan kartu tanda penduduk (KTP) Jeneponto tetap bisa melakukan mudik ke Kabupaten Jeneponto.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Makassar 6 Mei 2021 : Hujan Lebat dan Gelombang 2,5 M
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Suryaningrat.
"Kalau penduduk Jeneponto silahkan lewat, asalkan pemudik siapkan Kartu Tanda Penduduknya saja," ujarnya.
Suryaningrat menambahkan, para pemudik yang berasal dari Jeneponto bisa lolos pada pos penyekatan, dengan memperlihatkan KTP yang menunjukkan pemudik adalah warga berdomisili tinggal di Kabupaten Jeneponto.
"Jika diperiksa KTPnya dan memang tinggal di Jeneponto kita akan loloskan. Kan bukan mudik namanya," jelasnya.
Ia membeberkan, bagi pemudik dengan KTP Kabupaten Jeneponto dapat lolos posko pemyekatan tanpa mengikuti serangkaian regulasi yang disiapkan.
"Tentunya kalau orang Jeneponto kita persilahkan lewat tanpa swab," bebernya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar