SuaraSulsel.id - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel sudah menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin, 18 April 2021.
Kepala Dispora Sulsel Andi Arwin Azis mengatakan, pihaknya ingin memastikan soal ketersediaan anggaran pembangunan Stadion Mattoanging.
Berdasarkan informasi dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ), lelang manajemen kontruksi saat ini sudah pada tahap pengumuman pemenang. Setelah itu, proses akan berlanjut pada penandatanganan kontrak.
Namun, belakangan anggaran untuk pengerjaan fisik diketahui tidak ada. APBD tidak mampu.
Awalnya, Gubernur Sulawesi Selatan non aktif Nurdin Abdullah ingin rehabilitasi bisa menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Namun, belakangan belum ada kepastian pinjaman.
PT SMI selaku peminjam belum memberi lampu hijau. Antara Pemprov Sulsel dan PT SMI memang hanya sekadar tandatangan MoU saja. Bukan pencairan.
"Sehingga ini perlu diperjelas anggarannya. Makanya TAPD meminta waktu untuk melakukan konsultasi dan melaporkan hasil pertemuan ke pimpinan untuk mendengarkan kebijakan pimpinan terkait kelanjutan proses pinjaman daerah tersebut," ujar Arwin.
Pengerjaan Stadion Mattoanging juga disebut Arwin harus berpedoman pada Perpres No 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan jasa Pemerintah.
Pasal 52 ayat 2 dalam aturan itu menegaskan bahwa PPK dilarang melakukan penandatanganan kontrak apabila anggarannya tidak tersedia dalam APBD.
Baca Juga: KSP Kembali Ingatkan Pemprov Sulsel, Percepat Pembangunan Jalur Kereta Api
Jadi jika anggaran tak siap hingga lelang manajemen konstruksi rampung, maka pengerjaan tak bisa dilanjutkan. Ia mengatakan putusan terakhir ada di Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Jika diiyakan, maka tentu anggaran harus siap. Pihaknya sudah mengajukan Surat Penyediaan Dana (SPD) kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah selaku bendahara umum daerah.
"Makanya ini penting untuk kita lakukan pertemuan. TAPD sudah menampung harapan Dispora, selanjutnya TAPD akan melaporkan hasil pertemuan tadi ke Plt gubernur Sulsel untuk kemudian mengambil langkah konkrit," sebutnya.
"Kami Dispora tinggal menunggu kapan waktunya untuk kami mendapatkan kepastian soal anggaran. Seperti apa skema tersebut berjalan. Sehingga itu menjadi pedomann kami untuk melangkah selanjutnya," tutur Arwin.
Pengerjaan Stadion Mattoanging memang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Namun pihaknya tak ingin gegabah melaksanakan kegiatan jika anggaran tak siap. Ia tak ingin bermasalah di kemudian hari.
"Makanya kita mau pastikan ini pinjaman apakah sudah berjalan, sudah disetujui, sudah berkontrak antara SMI dan Pemprov Sulsel. Selanjutnya uang itu tinggal ditransfer atau tidak. Karena Dispora tidak mengetahui itu, yang kami tahu hanya yang ada di DPA," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?