Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Jum'at, 29 Januari 2021 | 15:59 WIB
Buronan korupsi Kejaksaan Negeri Parepare Mubassir ditangkap di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat / [Foto Istimewa]

SuaraSulsel.id - Buronan korupsi Kejaksaan Negeri Parepare Mubassir, akhirnya ditangkap di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Tim Tangkap Buron atau Tabur Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Negeri Mamuju membantu proses penangkapan. Pelaku diketahui selalu berpindah-pindah tempat.

Lama tidak diketahui lokasi persembunyiannya, terpidana korupsi Mubassir malah tertangkap saat bersama warga korban gempa di lokasi pengungsian.

Mubassir ditangkap saat berada di tenda pengungsian bersama keluarganya. Diduga mengungsi akibat menjadi korban gempa merusak berkekuatan 6,2 SR di Majene dan Mamuju.

Baca Juga: Selamatkan Aset Sekolah, Kepala SMK Negeri 1 Rangas Hampir Dikeroyok Warga

Penangkapannya pun sedikit menegangkan. Karena beberapa petugas harus mengepung tenda pengungsian. Tempat Mubassir bersembunyi. Saat dibekuk, Mubassir tidak melakukan perlawanan.

Lokasi penangkapan di titik pengungsian Perumahan Mutiara Gading, Jalan Haji Hapati Hasan, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Kamis pukul 16.00 Wita.

Kondisi Mubassir saat digelandang petugas kejaksaan terlihat memprihatinkan. Wajahnya terlihat lelah. Mengenakan pakaian seadanya.

Bencana gempa bumi yang menimpa Kabupaten Mamuju dan Majene tidak mengganggu petugas kejaksaan bekerja. Mengejar terpidana korupsi yang kabur.

Setelah buron 10 tahun, kontraktor atas nama Mubassir ditangkap di tenda pengungsian di Mamuju, Kamis 28 Januari 2021.

Baca Juga: Sekolah Dijarah, Kepala SMKN 1 Rangas Mamuju Nyaris Dihajar Warga

Kontraktor atas nama Mubassir ditangkap di tenda pengungsian di Mamuju, Kamis 28 Januari 2021 / [Foto Istimewa]

Mubassir adalah buronan korupsi Kejari Parepare. Mubassir berbaur bersama keluarganya di lokasi pengungsian Perumahan Mutiara Gading Jalan Hapati Hasan, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju.

Load More