SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menolak untuk dipanggil Badan Pengawas Pemilu Kota Makassar. Ia mengaku tidak tahu soal pemeriksaan yang dimaksud.
"Gak ada. Mau ngapain saya dipanggil. Gak ada suratnya," kata Nurdin Abdullah di Hotel Swisbell, Rabu (25/11/2020)
Nurdin mengaku belum menerima surat panggilan hingga kini. Kalaupun ada, kata Nurdin, ia merasa tak pernah melanggar di musim Pilkada.
"Nggak ada. Saya nggak pernah ngapa-ngapain. Ngapain saya dipanggil. Pernah gak you dengar saya pidato dimana-mana, itu nggak," tuturnya.
Ia menyinggung soal pihak yang melaporkannya. Kata Nurdin, jika ingin melapor harusnya melampirkan bukti yang akurat.
"Gampang emang laporin orang, tapi faktanya ada gak? Laporan apa? Saya ga pernah nyinggung orang, ga pernah dukung mendukung," tegasnya lagi.
Nurdin diketahui dilaporkan oleh tim hukum pasangan calon nomor urut 1 di Pilwali Kota Makassar, Danny Pomanto- Fatmawati Rusdi.
Selain Gubernur, Tim Hukum Danny-Fatma juga melaporkan Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.
Mereka dinilai tidak bersikap netral dalam Pilkada Makassar. Karena dianggap mengarahkan bawahannya ke calon tertentu. Selain Bawaslu, laporan juga disampaikan ke Kemendagri dan KASN.
Baca Juga: Naik 2 Persen, UMP Sulsel Tahun 2021 Sebesar Rp 3.165.000
Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari membenarkan hal tersebut. Ia mengaku surat panggilan sudah dilayangkan ke Nurdin Abdullah sebagai Gubernur. Pemeriksaan dijadwalkan pukul 16.00 wita, sore ini.
"Iya betul diperiksa jam empat sore. Pemeriksaannya terkait laporan salah satu paslon," jawabnya singkat.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu