SuaraSulsel.id - Kasus pelecehan yang diduga dilakukan pria bernama Hasanuddin terhadap perempuan FT (29 tahun), istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Serda Bek Ade Ansar mengungkap fakta baru.
Hasanuddin yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Maros, ternyata anak dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros.
Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Maros Elderin Saleh.
Elderin mengatakan, Hasanuddin anak dari Yusuf Damang, Anggota Komisi I DPRD Maros.
"Iya, (Anak anggota DPRD Maros) Yusuf Damang. Yusuf Damang sekarang bukan wakil ketua, periode yang lalu iya betul. Kalau sekarang Anggota Komisi I," ungkap Elderin kepada SuaraSulsel.id, Selasa (17/11/2020).
Elderin mengaku baru mengetahui adanya kasus pelecehan yang dilakukan oleh anggotanya itu. Informasi tersebut ia ketahui dari media.
"Saya juga baru dapat informasnya tadi dari media. Saya dikirimkan beritanya. Saya baru tahu juga," ujar Elderin.
Elderin mengaku belum dapat memastikan apakah kasus pelecehan tersebut terjadi saat Hasanuddin sedang menjalankan tugas dinas.
"Kita juga tidak tahu apakah kejadiannya itu dia (Hasanuddin) dalam kondisi dinas atau sudah pulang di rumah, ganti baju. Atau misalnya malamnya minum-minum, kita tidak tahu," terang Elderin.
Baca Juga: Curhat Pilu Buyung Malelo: Istri Meninggal di Hari Jadi Pernikahan
Laporan mengenai kasus pelecehan tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti oleh petugas Inspektorat untuk memberikan sanksi ASN jika anggotanya tersebut memang terbukti bersalah.
"Kalau persoalan begini biasanya kalau tidak langsung ke Polres, kita kan ada inspektorat. Jadi biasanya inspektorat yang menindaklanjuti laporan ini. Sanksi itu keluar dari hasil BAP-nya inspektorat kalau seorang ASN. Jadi bukan kita kepala dinasnya yang memberi sanksi tapi ada inspektorat," ujar Elderin.
Kasus pelecehan yang dilakukan oleh ASN Dishub Maros tersebut terjadi pada Rabu (11/11/2020). Korban yang dilecehkan merupakan istri dari anggota TNI AL, yakni Serda Bek Ade Ansar, bertugas di Satprov Denma Lantamal VI, Kota Makassar.
Menurut keterangan korban, kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama sang suami berada di sebuah warung. Di warung itu, Ade Ansar sedang meminum kopi.
"Pertama itu saya kan sama suami. Suami saya ngopi di warung. Terus saya mau jalan, suami bilang mau ke mana? Saya bilang mau ke situ. Suami bilang jangan karena magrib, tidak usah keluyuran karena magrib. Tapi saya tetap ngotot mau minum manis-manisan kayak ini Pop Ice. Kebetulan saya sama anak," terang Fitri.
Saat berangkat ke tempat penjualan minuman, Hasanuddin datang menghampiri dan menanyakan apa yang tengah dibawa Fitri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan
-
Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin
-
Masih Bayar Lebih Saat Pakai QRIS? BI Sulsel Tegaskan Pedagang Tak Boleh Lakukan Ini
-
Ini Wajah Baru Ruas Jalan Pangkajene-Rappang yang Ramah Pejalan Kaki
-
Desain Ulang Jembatan Barombong, Konsep Kembar Berubah?