Saat melintas, suara knalpot mobil Syahrul sangat keras. Dan sambil memainkan gas.
Sementara di lokasi, terdapat 500 orang pengendara motor yang diduga hendak melakukan aksi balapan liar.
Para pemotor tersebut tidak terima perbuatan Syahru yang memainkan gas mobil dan menerobos jalanan yang akan dijadikan sebagai arena balapan.
Dari situ, ratusan pengendara motor tersebut kemudian mengejar dan melempari batu dan memanah menggunakan busur korban yang tengah berada di dalam mobil.
"Korban melintas di Jalan Veteran dengan suara mesin mobil yang keras, sehingga korban di kejar dan dilempari serta dibusur," kata Ashari.
Karena sudah terdesak, korban kemudian memacu kendaraannya ke kantor Polsek Rappocini untuk meminta pertolongan.
Hanya saja, sebelum masuk ke kantor polisi, korban dihadang oleh gerombolan pemotor yang mengejar tersebut.
"Sebelum masuk di Mako Polsek Rappocini korban dipalang oleh kelompok pengendara motor tersebut. Sehingga korban bersama satu orang temannya melarikan diri masuk ke Mako Polsek Rappocini meninggalkan mobilnya," ungkap Ashari.
Para massa pemotor tersebut, kemudian melampias amarah mereka. Dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil korban yang ditinggalkan di samping Polsek Rappocini.
Baca Juga: Satu Petinggi PDIP Sulawesi Selatan Terseret Kasus Video Porno
"Melakukan pengrusakan terhadap mobil korban dengan cara melempari batu dan menedang mobil korban," jelas Ashari.
Setelah mendapat laporan, personil Polsek Rappocini kemudian berusaha membubarkan massa pemotor yang melakukan pengrusakan terhadap kendaraan korban.
Namun, rupanya massa pemotor tersebut tidak terima. Mereka lantas memberikan perlawanan dengan melempar batu dan membusur polisi.
Situasi itu, membuat polisi harus melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa.
"Setelah mendapat tembakan peringatan dari personil massa langsung membubarkan diri," katanya.
Ashari menduga kejadian tersebut dikarenakan senggolan mobil korban dengan salah satu pengedara motor. Sehingga, korban diburu hingga ke samping Polsek Rappocini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Zainal Arifin Mockhtar Jadi Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Kritik Bagian dari Demokrasi
-
Imbauan Gubernur Sulsel Selama Ramadan: Perkuat Kepedulian ke Fakir Miskin
-
Mantan Bupati Konawe Utara Diperiksa Kejagung Terkait Izin Tambang di Hutan Lindung
-
Surat Lusuh Warga Sinjai Minta Beras dan Garam, 7 Hari Tak Makan Nasi Anak Sakit
-
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja