SuaraSulsel.id - Sebanyak 21 orang ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum saat terjadi bentrokan antara sejumlah mahasiswa dengan kelompok warga di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan Andi Pengeran Pettarani, Kamis malam (22/10/2020).
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, hingga kini sudah ada 21 orang yang ditangkap.
Dari 21 orang yang ditangkap tersebut, terdiri dari 11 orang berstatus mahasiswa, 8 orang pelajar dan 2 orang lagi masyarakat sipil.
"Saat ini telah diamankan 21 orang. Dari 21 yang diamankan, 5 orang diantaranya di bawah umur. Di Polrestabes sekarang," kata Ibrahim kepada SuaraSulsel.id, Jumat (23/10/2020).
Ibrahim menjelaskan alasan 21 orang tersebut ditangkap karena diduga terlibat melakukan pengrusakan fasilitas umum dan telah membuat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtimbas).
"Pengrusakan dan membuat gangguan kamtimbas," jelas Ibrahim.
Berdasarkan catatan Polda Sulsel, kata Ibrahim, kerugian meteril akibat bentrokan tersebut antara lain adalah Kantor DPC Partai NasDem Makassar mengalami rusak parah dikarenakan menjadi sasaran lemparan batu. Satu ambulans dibakar.
Satu unit mobil Toyota Vios hitam bernomor polisi DD 1040 U yang terparkir di depan kantor DPC Nasdem Makassar mengalami pecah kaca pada bagian belakang dan samping kiri dan kanan akibat terkena lemparan batu.
Selain itu, satu unit komputer, satu unit laptop, dan satu unit televisi yang merupakan barang inventaris kantor DPC Partai NasDem Makassar juga rusak.
Baca Juga: Kantor dan Mobil Ambulans Milik Partai Nasdem Dibakar
Tak hanya itu, satu unit sepeda motor yang berada di Jalan Pendidikan Makassar depan Tugu Kampus UNM hangus dibakar.
Kemudian, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter ZR warna merah hitam bernomor polisi DD 4008 OY yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan pada lampu weser, kap depan, serta kaca spion akibat terkena lemparan batu.
Empat buah lampu penerangan minimarket Indomaret, kaca Pos Satpam Mess Telkom, 3 Pos pintu masuk Hotel Claro Makassar, kaca mesin ATM Bank BNI, pagar depan dan pos keamanan Kampus UNM Gunung Sari dan pintu kaca basement gedung phinisi juga rusak.
Satu unit mobil Toyota Kijang warna silver plat merah bernomor polisi DD 1671 ST yang terparkir di Basement Kampus UNM Gunung Sari juga mengalami pecah kaca bagian depan.
"Semua pecah akibat terkena lemparan batu," jelas Ibrahim.
Untuk korban yang mengalami luka-luka akibat terjadi bentrokan ada dua orang, yakni Reski (19) warga Rappocini Raya Makassar, dan satu pelajar SMK Nurkaya berinisial AA (17).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
ISNU Kritik Rencana Penutupan Prodi Kependidikan: Jangan Hanya Kejar Target Industri
-
Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!
-
Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!
-
Bukan Lagi Hotel, Lahan Ini Jadi Taruhan Baru Bisnis Kalla
-
Gubernur Andi Sudirman Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong