SuaraSulsel.id - Unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar berlangsung ricuh.
Sejumlah pengunjuk rasa yang tidak terima dengan pengesahan UU Cipta Kerja melakukan pengrusakan beberapa fasilitas. Salah satunya videotron di depan Kantor Gubernur Sulsel.
Videotron ini sering digunakan pemerintah provinsi untuk menyiarkan sosialisasi program. Serta iklan layanan masyarakat.
Videotron milik Pemprov Sulsel yang dibakar beroperasi sejak tahun 2019. Dibuat dengan anggaran pemerintah sebesar Rp 900 juta.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memberikan respons terkait kondisi terkini aksi unjuk rasa yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini terkait Omnibus law.
Nurdin mengatakan menghargai aksi unjuk rasa mahasiswa dan buruh yang secara murni memperjuangkan aspirasi rakyat berkait undang-undang tersebut.
"Kami memahami itu sebagai wujud penggilan nurani kecendekiawanan selaku insan kampus," kata Nurdin, Kamis malam, 8 Oktober 2020.
Nurdin mengharapkan aksi tersebut harus betul-betul dijaga. Agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, baik, dan tertib.
"Saya mengharapkan aksi ini harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, tertib, taat aturan dan tidak menjadi anarkis," sebutnya.
Baca Juga: Aksi Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Demo, Disorot Media Asing
Terkhusus di masa pandemi Covid-19 ini, Nurdin memohon jangan sampai kegiatan unjuk rasa melupakan protokol kesehatan. Karena dapat berdampak pada kondisi kesehatan masing-masing.
Ia juga mengimbau aparat keamanan agar bisa menjaga aksi unjuk rasa. Ia meminta tidak melakukan tindakan represif atau kekerasan.
"Ini demi terciptanya suasana kondusif, ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap