Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Kamis, 08 Oktober 2020 | 09:18 WIB
Pembibitan jeruk keprok di Kabupaten Selayar

Program-program pengembalian kejayaan keprok Selayar ini akan dimulai dengan pengunaan bibit asli Selayar.

Kemudian melakukan kajian plasma nutfah untuk mendapatkan sumber bibit unggul khas Selayar, serta membangun instalasi kebun benih dan kebun plasma nutfah.

Demikian juga penyempurnaan rekomendasi teknologi tepat guna dan budidaya tanaman, melakukan daerah percontohan atau mengembangkan pertanaman jeruk keprok Selayar, berskala kawasan 50-100 hektare per kawasan.

"Di samping teknologi penyakit tanaman dan pasca panen kita akan dorong untuk itu," imbuhnya.

Baca Juga: Suami Terjang Banjir Jakarta Demi Istri Mau Lahiran, Polisi Ikut Tolong

Dukungan kegiatan jeruk keprok Selayar tahun 2020 ini adalah pengembangan jeruk Selayar sebanyak 9.000 pohon.

Juga sudah ditetapkan 300 pohon induk dan akan menjadi batang bawah Selayar. Setiap pohon bisa membibitkan sampai 300 ribu pohon per tahun.

Untuk penetapan calon petani dan kawasan pengembangan sudah ada seluas 100 hektare serta penyiapan kawat duri sebanyak 1.300 rol.

Pihaknya juga telah membantu petani jagung seluas 688 hektare untuk pakan ternak di Selayar. Serta kacang hijau seluas 100 hektare.

"Rancangan kegiatan untuk tahun 2021, akan mencoba membangun sarana pengairan berupa embun, screen house pembibitan jeruk, dan pengadaan bibit jeruk keprok Selayar dan pengadaan sarana kawat duri," pungkasnya.

Baca Juga: Bupati Basli Ali Minta Pemerintah Pusat Kembangkan Wisata di Selayar

Pejabat Sementara Bupati Kepulauan Selayar, Asriady Sulaiman mengatakan, dukungan penuh dari Pemprov Sulsel akan mempercepat kemajuan Kabupaten Selayar. Termasuk di bidang pertanian jeruk.

Load More