SuaraSulsel.id - Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Makassar akan dilakukan oleh sejumlah lembaga. Ratusan hingga ribuan pengunjuk rasa akan tersebar di sejumlah titik aksi di Kota Makassar.
Informasi yang diperoleh SuaraSulsel.id lembaga dari buruh dan mahasiswa yang akan turun aksi hari ini, Rabu 7 Oktober 2020 adalah :
1.FSPBI
2.FSP TRASINDO
3.SPN SulSel
4.HMI Korkom Perintis Cabang Makassar
5.Gerakan Mahasiswa Sospol Unismuh Makassar
6.Aliansi Mahasiswa UINAM
7.Aliansi Sospol Memanggil
8.STIM LPI
9.HMI Komisariat UNM
10.Aliansi Mahasiswa Unhas
11.Aliansi Makar
12.Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulsel
13.Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM)
14.Aliansi Barisan Rakyat Bergerak (BARBAR)
Rencana aksi unjuk rasa menolak Omnibus Lawa pada Rabu, 7 Oktober 2020 akan digelar di sejumlah lokasi.
Berikut 10 lokasi yang dilaporkan akan menjadi lokasi aksi mahasiswa dan buruh hari ini, Rabu 7 Oktober 2020:
1.Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin
2.Monumen Mandala Jalan Jendral Sudirman
3.Kantor DPRD Sulsel
4.Jalan Layang Urip Sumoharjo
5.Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar Jalan Sultan Alauddin
6.Kampus UIN Alauddin Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar
7.Depan Gedung Phinisi Kampus UNM Jalan AP Pettarani
8.Pintu 1 Kampus Unhas Tamalanrea
9.Depan Kampus Universitas Muslim Indonesia
10.Perbatasan Gowa dan Makassar
Brimob Batalyon A Pelopor akan melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Kota Makassar.
Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto menuturkan, Brimob akan melakukan penjagaan di sejumlah titik. Seperti Perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin, Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, dan Kantor DPRD Provinsi Sulsel.
"Hal yang kita jaga jangan sampai tindakan anarkis dan pengrusakan," jelas Darminto.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tak Lagi di Atas Rp 1 Juta per Gram Usai Demo Buruh
Darminto mengaku, menerjunkan sejumlah personel untuk menjaga dan mengawal aksi. Mengerahkan 3 SSK Personel PHH (Penindakan Huru Hara), ditambah 3 Tim Personel Anti Anarkis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sehat & Hemat Jadi lebih Mudah dengan Promo Spesial BRI di Signature Partners Groceries
- Sahroni Blak-blakan Ngaku Ngumpet di DPR saat Demo 25 Agustus: Saya Gak Mungkin Menampakan Fisik!
- Baru Sebulan Diterima, Bantuan Traktor untuk Petani Cianjur Malah Dijual Ketua Gapoktan
- Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?
- Senang Azizah Salsha Diceraikan, Wanita Ini Gercep Datangi Rumah Pratama Arhan
Pilihan
-
Driver Gojek Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi, GoTo Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Ledakan Followers! Klub Eropa Raup Jutaan Fans Berkat Pemain Keturunan Indonesia
-
Demo Hari Ini 28 Agustus: DPR WFH, Presiden Prabowo Punya Agenda Lain
-
Dikuasai TikTok, Menaker Sesalkan PHK Massal di Tokopedia
-
Thom Haye Gabung Persib Bandung, Pelatih Persija: Tak Ada yang Salah