Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga mengalami kendala saat mengurus surat rekomendasi warisan keluarga

Muhammad Yunus
Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB
Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Warga kelurahan Butung, kota Makassar, Sulawesi Selatan (memakai jilbab) mengaku dimintai Rp500 ribu oleh pihak kelurahan untuk mengurus surat rekomendasi warisan keluarga [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Resnawati mengaku dipungut biaya Rp500 ribu oleh staf kelurahan untuk tanda tangan surat rekomendasi warisan di Makassar.
  • Lurah Butung bernama Slamet membantah tudingan pemalusan tersebut dan menyatakan berkas warga belum lengkap saat itu.
  • Resnawati menyampaikan permohonan maaf secara langsung di kantor lurah karena mengakui adanya kesalahpahaman informasi.

SuaraSulsel.id - Seorang warga Kelurahan Butung, Kecamatan Wajo, Kota Makassar Resnawati (59), mengaku sempat mengalami kendala saat mengurus surat rekomendasi warisan keluarga.

Resnawati mengaku diminta menyiapkan uang Rp500 ribu sebelum surat rekomendasi tersebut ditandatangani lurah.

Menurut dia, permintaan itu disampaikan melalui seorang staf kelurahan berinisial AR.

Resnawati menyebut permintaan tersebut berasal dari Lurah Butung berinisial S.

Baca Juga:Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

"Dia bilang sisipkan Rp500 ribu, Pak Lurah. Kalau hanya Rp100 ribu tidak ditandatangani karena kecil," ujar Resnawati yang pernyataannya kemudian viral di media sosial.

Ia mengaku telah mengurus berbagai kelengkapan administrasi surat kewarisan selama kurang lebih satu bulan. Seluruh persyaratan yang diminta, kata dia, telah dipenuhi.

Namun, proses pengurusan disebut belum juga tuntas karena surat rekomendasi kewarisan tersebut belum ditandatangani.

"Saya merasa dipersulit. Semua kelengkapan sudah saya urus, tetapi untuk tanda tangan masih terkendala karena uang yang diminta tidak bisa saya penuhi," ungkapnya.

Lurah Butung Membantah

Baca Juga:Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Lurah Butung, Slamet membantah tudingan tersebut. Ia memastikan tidak pernah meminta uang kepada Resnawati maupun mempersulit proses pengurusan dokumen kewarisan.

Slamet juga mengatakan pihak kelurahan telah mengundang Resnawati untuk mengklarifikasi pernyataannya yang sebelumnya beredar di media sosial.

"Kami sudah panggil yang bersangkutan untuk memintai klarifikasi. Dan mereka meminta maaf karena mereka yang mengaku salah paham," kata Slamet saat dihubungi, Selasa, 29 September 2026.

Slamet menyebut ia belum menandatangi berkas yang diajukan Resnawati karena saat itu belum lengkap. Ia pun meminta kepada stafnya untuk memberitahu yang bersangkutan soal berkas yang perlu dilengkapi.

Kata Slamet, persoalan tersebut kemudian diklarifikasi oleh kedua pihak di kantor Lurah.

Dalam perkembangan selanjutnya, Resnawati menyampaikan permintaan maaf kepada Slamet. Ia mengakui adanya kesalahpahaman terkait persoalan pengurusan surat rekomendasi kewarisan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini