Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Viral wanita di Makassar ngamuk & ngaku bandar sabu di Kantor Lurah gegara bantuan pangan anak hilang. Usut punya usut, KTP-nya dipakai keponakan kredit Rp400jt

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB
Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu
Wanita ini mengamuk di Kantor Lurah Barana', Kota Makassar karena nama anaknya keluar dari penerima bantuan sosial. (Ist)
Baca 10 detik
  • Nuraeni mengamuk di Kantor Lurah Barana' Makassar pada 25 September 2026 karena bantuan pangan anaknya hilang.
  • Lurah Herman menjelaskan bahwa data penerima bantuan pangan berasal dari Kementerian Sosial dan bukan wewenang pihak kelurahan.
  • Hasil klarifikasi menunjukkan KTP Nuraeni pernah dipakai keponakannya mengambil kredit Rp400 juta yang mengubah status data kelayakannya.

SuaraSulsel.id - Sebuah video seorang wanita mengamuk di Kantor Lurah Barana', Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan viral di media sosial. 

Dalam video tersebut wanita yang diketahui bernama Nuraeni itu bahkan mengaku sebagai bandar sabu dan menantang pihak kelurahan.

Belakangan diketahui kemarahan Nuraeni bermula dari persoalan bantuan pangan.

Ia mempertanyakan nama salah satu anaknya yang sebelumnya masuk dalam Desil 1 penerima bantuan, tetapi kemudian tidak lagi tercantum saat bantuan hendak disalurkan.

Baca Juga:Geng Motor Makin Brutal, Polisi Makassar Diserang Busur hingga Patah Tangan

Nuraeni mengaku kecewa karena anaknya yang sebelumnya terdata sebagai penerima bantuan pangan seharusnya mendapatkan bantuan senilai Rp900 ribu, termasuk beras dan minyak.

"Saya tidak dapat biar mi. Yang penting dapat ji anakku.Anakku Desil 1, alhamdulillah dapat Rp900 ribu, dapat beras, dapat minyak," ujar Nuraeni dalam video tersebut.

Ia kemudian mendatangi Kantor Lurah Barana' untuk mempertanyakan hilangnya nama anaknya dari daftar penerima bantuan.

Dalam video yang beredar, Nuraeni mempertanyakan pihak kelurahan karena mengira data penerima bantuan berasal dari pemerintah kelurahan.

"Datang ka di sini (kantor kelurahan) tidak ada namanya anakku. Maksudmu apa? Kenapa kamu hapus? Semua data harus dari sini (kelurahan)," ucapnya. 

Baca Juga:Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Emosinya kemudian memuncak. Nuraeni bahkan mengaku sebagai bandar sabu dan menyatakan tidak takut kepada siapapun, termasuk lurah.

"Saya bukan kacang-kacang. Saya bandar sabu," katanya dengan tegas. 

Lurah Klarifikasi Soal Data Penerima Bantuan

Lurah Barana', Herman mengatakan pihaknya telah menemui Nuraeni di rumahnya bersama perangkat RT dan RW untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.

Pihak kelurahan juga berkoordinasi dengan Bulog untuk menelusuri penyebab nama Nuraeni maupun keluarganya tidak lagi tercantum sebagai penerima bantuan pangan.

Menurut Herman, kelurahan tidak memiliki kewenangan untuk menentukan ataupun menghapus daftar penerima bantuan pangan yang disalurkan Bulog.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini