Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Polres Pohuwato menghentikan seluruh aktivitas di lokasi dan memasang garis polisi

Muhammad Yunus
Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:41 WIB
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
Personel Polres Pohuwato melakukan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi insiden tanah longsor di kawasan pertambangan emas tanpa izin Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-Humas Polda Gorontalo]
Baca 10 detik
  • Lima orang tewas dan satu terluka akibat longsor di tambang ilegal Gorontalo pada Rabu sore.
  • Polisi bersama warga berhasil mengevakuasi seluruh korban dan kini menghentikan aktivitas tambang demi keamanan.
  • Pihak kepolisian menunda olah TKP lanjutan karena ancaman longsor susulan masih membahayakan keselamatan petugas.

SuaraSulsel.id - Sebanyak lima dari enam warga ditemukan meninggal dunia akibat tanah longsor di kawasan lereng bukit pertambangan emas tanpa izin (PETI) Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala di Gorontalo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 17.30 Wita saat para korban beraktivitas di lokasi PETI.

"Data awal yang kami terima, ada enam orang korban. Lima ditemukan meninggal dunia, dan satu orang mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," kata Sagala.

Setelah menerima informasi kejadian, kepolisian bersama masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.

Baca Juga:Tambang Ilegal 'Gila-gilaan' di Sulsel: 70 Persen Galian C Diduga Tak Berizin

Berkat kerja sama seluruh pihak, para korban berhasil ditemukan dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato menghentikan seluruh aktivitas di lokasi dan memasang garis polisi.

Namun, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dihentikan sementara karena masih terjadi longsor susulan di kawasan tersebut.

Kepolisian mengkhawatirkan kondisi itu membahayakan keselamatan personel sehingga proses olah TKP untuk mendalami penyebab dan kronologi kejadian belum dapat dilanjutkan.

Sagala mengatakan hingga kini belum ada laporan masyarakat mengenai anggota keluarga yang hilang atau belum ditemukan setelah kejadian tersebut.

Baca Juga:Bencana Bagi Warga, Siapa Pemain Utama di Balik Gurita Tambang Emas Ilegal Gorontalo?

Dengan demikian, pihaknya memperkirakan tidak ada korban lain yang masih tertimbun longsor.

Ia mengatakan Polda Gorontalo dan jajaran dalam beberapa bulan terakhir terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato.

Namun, kejadian tersebut menunjukkan masih terdapat masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan secara sembunyi-sembunyi.

"Saat ini proses identifikasi dan olah TKP masih dihentikan untuk sementara waktu. Pihak Polres Pohuwato juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini