Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu

Senyum tipis itu kini tinggal tersimpan dalam sebuah foto yang beredar luas di media sosial

Muhammad Yunus
Kamis, 23 Juli 2026 | 06:35 WIB
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
Umar (80) menatap tenang wajah cucunya, Naurah (13). Foto itu diambil sesaat sebelum KM Nurul Salsa dinyatakan tenggelam di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Keduanya masih dalam proses pencarian Tim SAR [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • KM Nurul Salsa tenggelam di Selayar pada Juli 2026 setelah mesin mati dan dihantam ombak tinggi.
  • Kakek bernama Umar mengorbankan pelampungnya agar cucunya, Naurah, dapat bertahan hidup di tengah laut.
  • Basarnas memperpanjang operasi pencarian tiga hari karena 16 dari 78 penumpang masih dinyatakan hilang.

Situasi berubah mencekam ketika kapal mulai miring dan perlahan tenggelam.

Para penumpang bergegas mencari pelampung yang tersedia. Di tengah kekacauan itu, Umar tetap berada di sisi Naurah.

"Naurah ini sama dengan kakek dan neneknya. Saat kapal tenggelam, neneknya berada di kelompok kapten kapal. Kalau kakeknya sama Naurah," tutur Munawir.

Menurut kesaksian Munawir, Umar kemudian mengambil keputusan yang tak akan pernah dilupakan para penyintas.

Baca Juga:Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa

Pelampung yang semestinya bisa menyelamatkan dirinya justru dipasangkan ke tubuh sang cucu.

Sesaat kemudian kapal benar-benar tenggelam.

Naurah masih terlihat mengapung di permukaan laut. Sementara Umar perlahan hilang bersama badan kapal yang ditelan ombak.

"Kakek Naurah pas kapal tenggelam dia juga ikut tenggelam," kenang Munawir.

Terseret arus di tengah lautan, Naurah terus menangis. Suaranya memecah gelap, memanggil-manggil kakeknya yang tak lagi terlihat.

Baca Juga:Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram Perkuat Operasi SAR KM Nurul Salsa

"Naurah cari nenek laki-lakinya, cari kakeknya. Dia jauh dari gabus," ujar Munawir.

Mendengar tangisan itu, Munawir berenang mendekat.

Dengan tenaga yang tersisa setelah berjuang melawan ombak, ia meraih tubuh Naurah dan mengangkatnya ke atas sebuah gabus besar yang menjadi tempat bertahan hidup sejumlah korban.

"Saya lihat Naurah langsung saya ambil ini anak. Kasih naik ke atas gabus," katanya.

Harapan sempat tumbuh.

Namun laut kembali menunjukkan amarahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini