IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut

Nelayan merupakan garda terdepan dalam setiap peristiwa kecelakaan di laut

Muhammad Yunus
Minggu, 19 Juli 2026 | 21:31 WIB
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
Kapal nelayan menyerahkan korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa yang selamat ke kapal Basarnas [SuaraSulsel.id/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Nelayan berhasil menyelamatkan tujuh korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar pada Juli 2026.
  • Pemerintah didorong memperkuat kolaborasi sistematis antara Basarnas dengan nelayan sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan.
  • Nelayan perlu dibekali pelatihan teknis SAR dan peralatan keselamatan memadai agar evakuasi korban laut lebih aman serta terkoordinasi.

Ia mengimbau seluruh nelayan untuk selalu melengkapi kapal dengan alat keselamatan sebelum melaut.

"Kecelakaan di laut bisa terjadi kapan saja. Karena itu kami menghimbau nelayan kita agar selalu memprioritaskan keselamatan dan melengkapi peralatan keamanan di atas kapal sebelum berlayar," tegasnya.

Nelayan Selamatkan Korban KM Nurul Salsa

Peran vital nelayan terlihat dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga:Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Pada hari keempat operasi SAR, Sabtu (18/7), lima korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal nelayan KMN Sinar Matoanging 04 di sekitar Pulau Matallang.

Kelima korban, yakni Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Sri Ardita (17), ditemukan mengapung di laut sambil bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong atau rumah ikan milik nelayan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan KN SAR Kamajaya segera bergerak melakukan intercept untuk mengevakuasi para korban setelah menerima laporan dari kapal nelayan.

Ia menyebut kemampuan korban bertahan hidup dengan memanfaatkan rompong nelayan menjadi faktor penting yang membuat mereka akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Perkembangan positif kembali terjadi pada hari kelima operasi SAR. Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban selamat, yakni Nurmiati (46) dan Jasmal (24), setelah keduanya ditemukan terdampar di Pulau Balaloho oleh kapal nelayan KM Bari Baria 05.

Baca Juga:Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan KRI Marlin 877 menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Data sementara menunjukkan sebanyak 59 korban berhasil ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 18 korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan yang terus melakukan penyisiran laut berdasarkan analisis arus dan kondisi cuaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini