Baca 10 detik
- Manajemen RSUD Syekh Yusuf Gowa membantah tuduhan kelalaian atas kematian bayi Athar Ismail pada Minggu dini hari.
- Bayi berusia dua bulan tersebut masuk IGD dalam kondisi kritis akibat demam serta sesak napas berat.
- Pihak rumah sakit menyatakan telah menjalankan penanganan sesuai prosedur medis dan sistem rujukan terintegrasi yang berlaku.
"Kami tidak punya kewenangan (mempercepat), karena itu keweangan rumah sakit penerima. Kita tidak tahu faktor apa yang membuat lambat diterima. Ketika rumah sakit penerima meminta konfirmasi untuk dikirim, keadaan pasien sudah meninggal dunia," katanya.
Atas kejadian itu, pihak RSUD Syekh Yusuf tetap bersikukuh tidak ada kelalaian dalam kasus ini, dan menjalankan sesuai standar penanganan.
Sebab, semua sudah sesuai prosedur penanganan medis yang dilakukan tim medis di IGD.
Baca Juga:Berawal dari Desa Kanreapia Gowa, Jamaluddin Menginspirasi Indonesia