Angka Kematian Jemaah Haji Sulsel Tinggi, Gus Irfan: Ada yang Harus Dibenahi!

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menaruh perhatian serius terhadap tingginya angka kematian jemaah asal Sulawesi Selatan

Muhammad Yunus
Senin, 15 Juni 2026 | 15:11 WIB
Angka Kematian Jemaah Haji Sulsel Tinggi, Gus Irfan: Ada yang Harus Dibenahi!
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf menyoroti tingginya angka kematian jemaah haji asal Sulsel [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Menteri Haji dan Umrah RI menyoroti tingginya angka kematian jemaah asal Sulawesi Selatan pada musim haji tahun 2026.
  • Pemerintah mewajibkan peningkatan standar pembinaan kesehatan calon jemaah secara menyeluruh sejak jauh hari sebelum keberangkatan musim depan.
  • Menteri menekankan pentingnya manasik kesehatan bagi jemaah lansia, perempuan, dan berkebutuhan khusus agar ibadah berjalan dengan optimal.

SuaraSulsel.id - Di tengah membaiknya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia masih menaruh perhatian serius terhadap tingginya angka kematian jemaah asal Sulawesi Selatan di Tanah Suci.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan hingga pertengahan masa pemulangan jemaah, angka kematian jemaah haji asal Sulsel cukup tinggi.

Data sementara, tercatat sekitar 16 jemaah asal Sulawesi Selatan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Jumlah tersebut menjadi sorotan karena tidak menunjukkan penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Padahal, di sejumlah provinsi lain angka kematian jemaah justru mengalami penurunan cukup drastis.

Baca Juga:Dugaan Korupsi Proyek Perpustakaan Rp13 Miliar, Kejati Sulsel Periksa Mantan Kadisdik dan Kasek

"Sulsel ini jemaah yang meninggal relatif besar, hampir sama dengan tahun lalu. Sementara provinsi lain turun drastis. Artinya apa? Artinya kita harus berbenah di bidang kesehatan, khususnya Sulawesi Selatan," kata Irfan Yusuf di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu, 14 Juni 2026.

Secara nasional, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat hingga saat ini tercatat sekitar 290 orang. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan musim haji tahun lalu.

Meski demikian, pemerintah belum ingin berpuas diri.

Menurut Irfan, capaian tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk berbangga karena masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam upaya melindungi keselamatan dan kesehatan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah yang menguras tenaga.

"Penyelenggaraan haji tahun ini relatif lebih baik dari sebelumnya. Tapi tentu kita tidak bisa berbangga dengan itu karena setiap tahun harus ada perbaikan," ujarnya.

Baca Juga:Gubernur Sulsel Bantu Remaja yang Tak Bisa Menelan Sejak Usia 7 Tahun

Menteri yang akrab disapa Gus Irfan itu menegaskan salah satu fokus utama pada musim haji mendatang adalah peningkatan standar kesehatan jemaah sejak jauh hari sebelum keberangkatan.

Ia menilai pembinaan kesehatan tidak boleh hanya dilakukan menjelang keberangkatan, tetapi harus menjadi bagian penting dari seluruh proses persiapan haji.

Karena itu, ia meminta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan mulai menyiapkan calon jemaah haji tahun 2027 dari sekarang.

Tidak hanya manasik ibadah, calon jemaah juga perlu mendapatkan manasik kesehatan agar memahami kondisi fisik yang dibutuhkan selama berada di Tanah Suci.

"Tahun depan bukan memperketat, tetapi menjalankan standar kesehatan sesuai aturan yang sebenarnya. Saya minta Pak Kanwil menyiapkan jemaah mulai sekarang. Manasik hajinya, termasuk manasik kesehatan. Bukan hanya ibadah, tetapi kesehatan juga diperlukan supaya jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik, nyaman, dan sehat," jelasnya.

Perhatian terhadap aspek kesehatan dinilai semakin penting mengingat mayoritas jemaah Indonesia berasal dari kelompok usia lanjut. Selain lansia, pemerintah tahun ini juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah perempuan serta jemaah berkebutuhan khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini