Doa Agar Bisa Melihat Tak Terkabul, Pria Tunanetra Ini Justru Dapat Hadiah Lebih Indah di Makkah

Ratusan jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci disambut keluarga yang telah lama menanti

Muhammad Yunus
Senin, 15 Juni 2026 | 07:25 WIB
Doa Agar Bisa Melihat Tak Terkabul, Pria Tunanetra Ini Justru Dapat Hadiah Lebih Indah di Makkah
Saifuddin HM Abd Muin Saideng (kiri), jemaah haji tunanetra asal Sinjai yang namanya diabadikan jadi nama masjid di Arab Saudi [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Saifuddin, seorang imam masjid tunanetra asal Sinjai, tiba di Asrama Haji Makassar pada 14 Juni 2026 setelah menunaikan ibadah haji.
  • Ia berhasil berangkat haji setelah menabung selama lebih dari dua puluh tahun dari penghasilan yang sangat terbatas setiap bulannya.
  • Pemerintah Arab Saudi memberikan penghormatan khusus kepada Saifuddin dengan mengabadikan namanya menjadi nama salah satu masjid di Tanah Suci.

"20 tahun lebih menabung dan Alhamdulillah terkumpul," ujarnya.

Setiap rupiah yang disisihkan adalah bagian dari mimpi yang dirawat dengan kesabaran.

Saat sebagian orang mungkin bisa menunaikan haji setelah beberapa tahun bekerja, Saifuddin harus menempuh jalan yang jauh lebih panjang.

Namun ia tidak pernah menyerah.

Baca Juga:Badal Haji Fiktif Terungkap! Simak Tips Cerdas Agar Tak Tertipu

Ketika tabungannya akhirnya cukup, ia mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji pada 2014. Setelah itu, ia kembali menunggu.

Tahun demi tahun berlalu hingga akhirnya pada 2026 namanya dipanggil untuk berangkat ke Tanah Suci.

Perjalanan menuju Makkah sebenarnya hanya puncak dari perjalanan hidup yang jauh lebih panjang.

Sejak usia remaja, Saifuddin telah menghadapi ujian besar.

Saat duduk di bangku SMP, matanya tiba-tiba mengalami gangguan. Awalnya ia merasakan sakit luar biasa.

Baca Juga:Direktur Ditahan KPK, Terungkap Nama Perusahaan Maktour PT Makassar Toraja

"Awalnya sakit sekali. Seperti tertusuk jarum," kenangnya.

Tak lama kemudian kedua matanya membengkak. Penglihatannya perlahan memudar hingga akhirnya hilang sepenuhnya.

Pada 1985, ia sempat berobat ke dokter mata di Makassar dengan harapan bisa kembali melihat. Namun harapan itu tak menjadi kenyataan.

Sejak saat itu, ia harus menjalani hidup sebagai penyandang tunanetra.

Banyak orang mungkin akan berhenti pada titik tersebut. Namun tidak dengan Saifuddin.

Keterbatasan penglihatan tidak membuatnya berhenti bekerja ataupun mengabdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini