Mengapa Pedagang Kelapa Muda di Kawasan Benteng Rotterdam Harus Direlokasi?

Pemerintah juga memastikan para pedagang tidak kehilangan mata pencaharian

Muhammad Yunus
Kamis, 11 Juni 2026 | 16:33 WIB
Mengapa Pedagang Kelapa Muda di Kawasan Benteng Rotterdam Harus Direlokasi?
Sebanyak 20 los telah disiapkan di kawasan Pasar Kampung Baru untuk menampung 18 pedagang kelapa muda yang terdampak penataan [SuaraSulsel.id/Humas Pemkot Makassar]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Makassar merelokasi pedagang kelapa muda dari kawasan Benteng Fort Rotterdam ke Pasar Kampung Baru.
  • Langkah ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum seperti trotoar dan drainase agar kawasan wisata lebih tertata.
  • Perumda Pasar menyiapkan 20 los baru untuk menjamin keberlangsungan usaha pedagang di lokasi yang lebih representatif.

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menegaskan bahwa relokasi dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi dan komunikasi dengan para pedagang.

Pemerintah, kata dia, berupaya mencari jalan tengah antara kebutuhan penataan kota dan perlindungan terhadap mata pencaharian warga.

Ia mengakui sebagian pedagang telah lama mencari nafkah di kawasan Benteng Rotterdam.

Namun, pemerintah juga memiliki tanggung jawab menjaga fungsi ruang publik agar dapat dinikmati seluruh masyarakat sesuai peruntukannya.

Baca Juga:Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar

"Ini bukan tebang pilih. Penataan dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi yang memanfaatkan fasilitas umum dan fasilitas sosial, terutama yang berada di jalan protokol, berpotensi menimbulkan kemacetan, atau mengganggu fungsi drainase," jelasnya.

Karena itu, relokasi dipandang sebagai solusi untuk menyeimbangkan dua kepentingan sekaligus: menjaga ketertiban dan estetika kota tanpa menghilangkan sumber penghidupan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Perumda Pasar Makassar Raya saat ini masih membuka ruang komunikasi dengan para pedagang sebelum proses perpindahan dilakukan.

Relokasi dijadwalkan mulai berlangsung pekan depan setelah seluruh tahapan administrasi dan penyiapan fasilitas selesai.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap kawasan Benteng Rotterdam dapat kembali berfungsi optimal sebagai ruang publik dan destinasi wisata sejarah.

Baca Juga:Sudah 34 Tahun, Penjual Kambing di Trotoar Ditertibkan Pemkot Makassar

Sementara para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya di lokasi yang lebih tertata, aman, dan memiliki kepastian berusaha dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini