Angkasa Pura Jelaskan Mengapa Penumpang Bawa Sabu Bisa Lolos di Bandara

Sorotan terhadap sistem keamanan penerbangan mencuat setelah aparat kepolisian mengungkap penyelundupan 1,45 kilogram sabu

Muhammad Yunus
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:40 WIB
Angkasa Pura Jelaskan Mengapa Penumpang Bawa Sabu Bisa Lolos di Bandara
Ilustrasi: calon penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Polrestabes Makassar menangkap tujuh tersangka atas penyelundupan sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp2,75 miliar pada Mei 2026.
  • Narkotika tersebut diselundupkan oleh kurir melalui jalur penerbangan domestik Batam, Jakarta, hingga tiba di Makassar dengan modus disembunyikan.
  • Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin menegaskan pemeriksaan ulang tidak dilakukan karena penumpang domestik hanya diperiksa di bandara keberangkatan asal.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pengungkapan bermula dari penggerebekan sebuah kamar kos di Jalan Inspeksi Kanal, Kecamatan Makassar, pada 20 April 2026.

Dari lokasi itu, polisi menangkap dua perempuan berinisial PT dan AN dengan barang bukti sekitar 200 gram sabu siap edar.

"Awalnya kita amankan dua perempuan dengan barang bukti 200 gram sabu. Dari situ dilakukan pengembangan hingga mengarah ke jaringan yang lebih luas," ujar Arya.

Hasil pemeriksaan kemudian membawa tim Satresnarkoba ke Kepulauan Riau.

Baca Juga:Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot

Pada 23 April 2026, polisi kembali menangkap pria berinisial DD di sebuah kamar kos di Tanjung Pinang dengan barang bukti tambahan 125 gram sabu.

Dari pengembangan tersebut, polisi menemukan modus penyelundupan narkotika yang dinilai cukup nekat.

Sabu dijemput langsung oleh kurir di Tanjung Pinang, lalu disembunyikan dengan cara diikat di bagian pinggang sebelum dibawa menggunakan jalur penerbangan menuju Makassar.

Yang mengejutkan barang haram itu disebut berhasil melewati tiga bandara sekaligus, yakni Bandara Internasional Batam, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, hingga Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

"Modusnya dijemput sendiri di Tanjung Pinang, lalu diikat di pinggang dan berhasil lolos sampai ke Makassar," ungkap Arya.

Baca Juga:Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, DPD I Maluku Desak Usut Tuntas

Pengembangan kasus kemudian berlanjut di Makassar.

Pada 9 Mei 2026, polisi menggerebek sebuah kamar kos di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang.

Di lokasi tersebut, petugas menangkap pria berinisial IS dan menemukan sabu dalam jumlah lebih besar, yakni sekitar 1,25 kilogram.

"Awalnya 200 gram, lalu berkembang menjadi 125 gram, kemudian ditemukan lagi lebih dari satu kilogram di Makassar," jelasnya.

Tak berhenti di situ, dua tersangka lain berinisial TR dan MRP kembali ditangkap di Apartemen Vida View, Jalan Boulevard, Makassar, pada 12 Mei 2026.

Polisi menyebut MRP memiliki peran penting dalam jaringan tersebut. Ia diduga menjadi operator akun Instagram yang digunakan untuk mengendalikan peredaran sabu sekaligus menjaga gudang penyimpanan narkotika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini