Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien

Tidak semua pasien bersedia menjalani pemeriksaan lanjutan

Muhammad Yunus
Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
Ilustrasi pasien jantung. (Pexels/Towfiqu barbhuiya)
Baca 10 detik
  • Poliklinik jantung RSUD Dr Hasri Ainun Habibie Gorontalo menghadapi kendala edukasi pasien terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan lanjutan.
  • Banyak pasien menghentikan proses diagnosis lebih awal karena kurangnya pemahaman dan merasa keluhan sudah mulai berkurang.
  • Peningkatan edukasi berkelanjutan oleh tenaga medis diharapkan mampu mengoptimalkan hasil pengobatan dan efektivitas pelayanan jantung pasien.

SuaraSulsel.id - Edukasi pasien masih menjadi tantangan utama dalam pelayanan poliklinik jantung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo.

"Meski fasilitas pemeriksaan kesehatan jantung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir secara bertahap dan berkelanjutan, namun beragam tantangan terus dihadapi," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr Diera Gabriella Darda SpJP di Gorontalo, Sabtu (25/4).

Ia mengatakan, tidak semua pasien bersedia menjalani pemeriksaan lanjutan yang sebenarnya penting untuk menegakkan diagnosis secara tepat dan menyeluruh.

“Masih ada pasien yang hanya sampai pada pemeriksaan awal dan tidak melanjutkan ke tahap berikutnya,” katanya.

Baca Juga:Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular

Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman pasien terhadap pentingnya pemeriksaan lanjutan dalam penanganan penyakit jantung secara komprehensif.

Selain itu, sebagian pasien juga masih menganggap pemeriksaan lanjutan tidak terlalu mendesak jika keluhan sudah berkurang.

Pemeriksaan lanjutan juga diperlukan untuk mengetahui kondisi jantung secara lebih detail, akurat dan terukur.

Diera mengatakan tanpa pemeriksaan lengkap, diagnosis yang ditegakkan dapat menjadi kurang optimal dan berpengaruh terhadap efektivitas terapi pasien.

Ia menambahkan tenaga medis memiliki peran penting dalam memberikan edukasi yang jelas, sederhana dan mudah dipahami pasien dari berbagai latar belakang.

Baca Juga:Cara Akses Layanan Administrasi BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran

Edukasi tersebut mencakup penjelasan risiko penyakit jantung, deteksi dini, serta pentingnya kepatuhan menjalani seluruh rangkaian pemeriksaan.

"Dengan edukasi berkelanjutan, diharapkan kesadaran pasien meningkat sehingga pelayanan kesehatan berjalan lebih efektif dan hasil pengobatan menjadi lebih optimal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini