Gempa M 5,1 Guncang Laut Dalam Maluku Barat Daya, BMKG: Nihil Tsunami

Gempa M 5,1 mengguncang Maluku Barat Daya pada Jumat (24/4/2026) pagi. BMKG menyatakan gempa berkedalaman 143 km ini tidak berpotensi tsunami.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 24 April 2026 | 06:35 WIB
Gempa M 5,1 Guncang Laut Dalam Maluku Barat Daya, BMKG: Nihil Tsunami
Ilustrasi gempa bumi (Tumisu/Pixabay)
Baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya pada Jumat pagi, 24 April 2026 pukul 05.13 WIB.
  • Pusat gempa berada di kedalaman 143 kilometer di bawah permukaan laut, tepatnya 184 kilometer timur laut Maluku Barat Daya.
  • BMKG menyatakan gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak guncangan.

SuaraSulsel.id - Ketenangan Jumat pagi (24/4/2026) di wilayah kepulauan Maluku terusik oleh aktivitas tektonik yang signifikan. Saat sebagian besar masyarakat baru memulai aktivitas atau bahkan masih terlelap, sebuah gempa bumi dengan parameter yang cukup kuat, yakni Magnitudo (M) 5,1, mengguncang wilayah Maluku Barat Daya (MBD).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merespons situasi ini dengan mengeluarkan analisis cepat untuk menenangkan masyarakat.

Berdasarkan data resmi yang dilansir BMKG tak lama setelah kejadian, gempa tersebut terjadi tepat pada pukul 05.13 WIB. Guncangan ini menjadi "alarm pagi" yang mengejutkan bagi penduduk di wilayah yang memang dikenal akrab dengan aktivitas seismik tersebut.

Analisis lokasi episenter menunjukkan pusat gempa berada di koordinat 7,42 Lintang Selatan dan 129,28 Bujur Timur. Secara geografis, lokasi ini berjarak sekitar 184 kilometer arah timur laut dari Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Baca Juga:Diskominfo SP Sulsel Sinergi BMKG Beri Informasi Cuaca yang Lebih Akurat dan Cepat

Meskipun berpusat di laut, data krusial yang melegakan masyarakat adalah mengenai kedalaman sumber gempa.

BMKG mencatat bahwa hiposenter atau pusat gempa berada pada kedalaman 143 kilometer di bawah permukaan laut. Dalam klasifikasi seismologi, kedalaman ini termasuk dalam kategori gempa bumi menengah (intermediate-depth earthquake). Karakteristik gempa jenis ini berbeda dengan gempa dangkal yang seringkali menimbulkan kerusakan hebat di permukaan meski magnitudonya sama.

Lebih penting lagi, BMKG secara tegas menyatakan bahwa berdasarkan pemodelan matematis dan analisis data, gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini disebabkan karena meskipun berpusat di laut dan memiliki magnitudo yang cukup, mekanisme sumber dan kedalamannya tidak cukup signifikan untuk memicu deformasi besar di dasar laut yang dapat memindahkan kolom air dalam volume masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini