Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meniadakan "open house" di Rumah Jabatan

Muhammad Yunus
Minggu, 22 Maret 2026 | 06:08 WIB
Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat tidak berlebihan merayakan malam pergantian tahun [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, meniadakan tradisi 'open house' di Rumah Jabatan saat Idul Fitri 1447 H.
  • Peniadaan bertujuan memberi kesempatan kepala OPD dan ASN berkumpul bersama keluarga di kampung halaman mereka.
  • Pelaksanaan 'work from anywhere' (WFA) bagi ASN tetap diizinkan, namun pelayanan publik esensial harus berjalan.

SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meniadakan "open house" di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Ini menjadi salah satu cara memberikan ruang kepada para jajaran kepala OPD dan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Sulsel untuk berkumpul bersama keluarganya," kata Sudirman menanggapi peniadaan tradisi 'open house' seusai Lebaran Idul Fitri 1447 di Makassar, Sabtu (21/3).

Menurut dia, peniadaan kegiatan tersebut karena memahami sebagian besar kepala dinas pulang kampung, sehingga perlu memberi ruang bagi mereka untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman bersama keluarga.

Momentum tersebut, lanjut dia, agar dimanfaatkan oleh para ASN yang sedang berada di kampung halaman untuk bersilahturahmi, karena saatnya tepat di hari lebaran.

Baca Juga:TNI AL Jadikan Kapal Perang 'Taman Bermain' Rakyat di Hari Raya Lebaran

"Jadi manfaatkan kesempatan libur lebaran untuk bersilahturahmi bersama keluarga saling maaf memaafkan, nanti setelah lebaran baru kemudian akan diadakan acara satu kali saja, setelah masuk kerja," ujarnya.

Menurut dia, para ASN harus memanfaatkan waktu "quality time" bersama keluarga.

Mengenai ASN yang akan melaksanakan work from anywhere (WFA), Sudirman memastikan untuk yang bertugas di pelayanan publik tetap berjalan, tinggal mengatur shift-nya.

"Jadi sudah ada penekanan bahwa sesuai kebutuhan, pada prinsipnya WFA boleh tetapi pada hal-hal tertentu, seperti misalnya satpol tidak semua, kemudian kesehatan, juga pelayanan langsung di rumah sakit tidak semua melaksanakan WFA," jelasnya.

Sudirman menegaskan penerapaan WFA disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan pelayanan untuk masyarakat.

Baca Juga:BRI: Nasabah Dapat Manfaatkan Virtual Assistant BRI Sabrina Sepanjang Libur Lebaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini