Kompolnas Ungkap Fakta Baru Kematian Remaja Tertembak Senjata Polisi di Makassar

Kompolnas datang langsung ke Makassar untuk menelusuri peristiwa tersebut

Muhammad Yunus
Kamis, 05 Maret 2026 | 13:59 WIB
Kompolnas Ungkap Fakta Baru Kematian Remaja Tertembak Senjata Polisi di Makassar
Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam mengungkap fakta baru kasus kematian Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18), remaja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang meninggal dunia setelah tertembak senjata api milik anggota polisi [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Kompolnas menelusuri kematian remaja di Makassar pada 1 Maret 2026 menggunakan rekaman CCTV baru lebih jelas.
  • Rekaman menunjukkan korban bermain tembak-tembakan sebelum terjadi percekcokan dan penembakan oleh anggota polisi.
  • Pemeriksaan autopsi jenazah korban hanya menemukan luka akibat tembakan senjata api tanpa kekerasan fisik lain.

Menurutnya, dari rekaman CCTV dengan kualitas yang lebih jelas tersebut terlihat bahwa posisi tangan petugas dan arah senjata menjadi faktor penting untuk menilai apakah penembakan itu disengaja atau tidak.

"Sepanjang yang kami lihat di video, di video ini kan tidak bisa dirubah, memang posisi tangan menentukan dan posisi tubuh yang melakukan penembakan itu bisa terlihat apakah sengaja atau tidak sengaja. Itu jelas di video. Jadi video CCTV (dari angle lain) sangat penting untuk suatu proses penyelidikan kasus ini," jelasnya.

"Kalau kami lihat ga ada posisi membidik sasaran. Ga ada posisi diarahkan senjata ke korban dari rekaman. Karena kalau bidik, pasti menyasar subjek dan objek tertentu," tambah Anam.

Selain menelusuri kronologi kejadian, Kompolnas juga memeriksa kondisi jenazah korban bersama dokter yang melakukan autopsi.

Baca Juga:Senjata Mainan 'Omega' Telan Korban Warga Makassar: Ibu dan Anak Sudah Kena Mata

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa luka yang ditemukan pada tubuh korban hanya berasal dari tembakan senjata api.

"Memang ada luka akibat tembakan (dengan jejak) peluru masuk dan keluar. Selain itu tidak ditemukan luka lain," ujar Anam.

Ia menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain seperti memar akibat pukulan pada tubuh korban.

Lebam yang terlihat pada tubuh korban, menurutnya, merupakan perubahan alami yang dapat terjadi pada jenazah setelah meninggal dunia.

"Dalam istilah medis, memar dan lebam itu berbeda. Memar tidak ditemukan. Lebam yang terlihat merupakan konsekuensi dari perubahan kondisi jenazah. Pada wajah juga tidak ditemukan luka," katanya.

Baca Juga:Warga Makassar Dilarang Nyalakan Petasan di Akhir Ramadan

Dalam proses penelusuran kasus ini, Kompolnas juga telah menemui berbagai pihak, mulai dari keluarga korban, masyarakat di sekitar lokasi, hingga anggota polisi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, Kompolnas juga meminta keterangan dari jajaran kepolisian yang menangani perkara tersebut, termasuk Kapolrestabes Makassar, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum, serta Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Anam menyatakan Kompolnas mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh kepolisian dalam menangani kasus ini, termasuk penetapan Iptu N sebagai tersangka.

"Kami mengapresiasi langkah cepat Polda Sulawesi Selatan dan Polres Makassar yang langsung melakukan penindakan dan menyampaikan perkembangan perkara kepada publik," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan proses hukum harus terus berjalan secara transparan dan objektif agar memberikan keadilan bagi semua pihak, khususnya keluarga korban.

"Yang perlu kita jaga saat ini adalah proses hukumnya tetap berjalan sesuai harapan keluarganya bahwa penegakan hukum bisa berjalan," kata Anam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini