Telur Ikut 'Terbakar'! Dari Rp48 Ribu Jadi Rp60 Ribu, Benarkah Program MBG Pemicu?

Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kota Makassar mulai menunjukkan kenaikan harga

Muhammad Yunus
Rabu, 04 Maret 2026 | 12:09 WIB
Telur Ikut 'Terbakar'! Dari Rp48 Ribu Jadi Rp60 Ribu, Benarkah Program MBG Pemicu?
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso mengecek harga dan pasokan komoditas pangan di Pasar Terong dan ritel Baji Pamai Makassar, Rabu, 4 Maret 2026[SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Menteri Perdagangan RI mengunjungi Pasar Terong Makassar pada 4 Maret 2026 guna memantau harga menjelang Idul Fitri.
  • Pedagang mengeluhkan lonjakan signifikan harga cabai rawit akibat cuaca dan telur ayam ras dipicu program MBG.
  • Menteri menyatakan harga mayoritas kebutuhan pokok terkendali dan stok tersedia, pemerintah akan terus memantau fluktuasi harga.

Namun, ia berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga agar tidak memberatkan pedagang maupun konsumen.

"Barang tetap jalan, tetap laku. Cuma kami berharap harga bisa dikontrol, karena dari distributor juga sudah naik," ujarnya.

Menanggapi keluhan pedagang, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso mengatakan kunjungannya ke Makassar merupakan bagian dari pemantauan harga dan pasokan menjelang Idul Fitri 2026.

"Hari ini kita cek harga di pasar di Makassar dalam rangka persiapan Idul Fitri yang sudah dekat. Kita lihat apakah ada masalah pasokan," katanya.

Baca Juga:Jejak Sejarah Pasar Terong Makassar: Pernah Jadi Penentu Harga Pangan di Indonesia

Dari hasil peninjauan ia menilai secara umum harga kebutuhan pokok di Makassar masih dalam kondisi terkendali.

Bahkan beberapa berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Kalau kita lihat harga dan pasokan terkendali. Malah ada yang di bawah rata-rata HET, seperti ayam, bawang putih, bawang merah," jelasnya.

Ia mencontohkan, harga ayam saat ini berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram, sementara HET-nya Rp41 ribu.

Telur dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, bawang merah dan bawang putih rata-rata Rp35 ribu, serta gula pasir di angka Rp16.500 per kilogram.

Baca Juga:Pedagang Bisa Dipidana Lima Tahun Jika Naikkan Harga Jelang Ramadan

"Semua harga terkendali dan pasokan terjamin," ujarnya.

Budi menegaskan pemerintah akan terus memantau pergerakan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sistem tersebut diperbarui setiap hari sehingga pemerintah dapat mendeteksi secara cepat apabila terjadi kenaikan harga di wilayah tertentu.

"Kalau ada kenaikan di pasar tertentu, kita langsung koordinasi dengan pemerintah daerah, pemasok, dan Satgas Pangan untuk intervensi," jelasnya.

Selain pasar tradisional, pihaknya juga meninjau ketersediaan stok di sejumlah ritel modern di Makassar, seperti di Toko Baji Pamai.

Hasilnya, stok minyak goreng, beras premium hingga beras SPHP, serta kebutuhan pokok lainnya dalam kondisi cukup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini