Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap

Warga Pallangga, Kabupaten Gowa itu ditangkap setelah melakukan kekerasan seksual terhadap mertuanya

Muhammad Yunus
Kamis, 26 Februari 2026 | 12:54 WIB
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap
Pria di Kabupaten Gowa bersembunyi di atap rumah saat hendak diamankan atas laporan dugaan pemerkosaan terhadap mertuanya [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang pria inisial SH (44) di Gowa ditangkap karena kekerasan seksual terhadap mertuanya pada Rabu, 25 Februari 2026 dini hari.
  • Penangkapan SH dramatis; ia sempat bersembunyi di atas plafon rumah sebelum akhirnya menyerah kepada petugas Polres Gowa.
  • SH kini disangkakan melanggar Pasal 473 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara setelah mengakui perbuatannya.

SH yang saat itu hanya mengenakan sarung tanpa baju tampak cemas. Ia sempat bertahan di atas plafon.

Namun karena terdesak, ia akhirnya turun perlahan setelah diyakinkan petugas.

Polisi kemudian memberinya jaket sebelum membawanya ke Mapolres Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Iptu Arman Tarru mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban pada Rabu, 25 Februari 2026.

Baca Juga:Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah

"Kami menerima laporan terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Berdasarkan laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengarah kepada terduga pelaku," ujarnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Saat tim tiba di lokasi, kata Arman, SH berupaya mengelabui petugas dengan bersembunyi di atas plafon. Namun upaya itu gagal.

"Ketika tim tiba, yang bersangkutan mencoba naik dan bersembunyi di atas plafon. Berkat kesigapan anggota, pelaku berhasil diamankan," jelas Arman.

Dalam pemeriksaan awal, polisi menyebut SH mengakui perbuatannya. Ia bilang khilaf.

Polisi juga masih melakukan pendalaman kronologi kejadian tersebut.

Baca Juga:Ketika Orang Datang Melihat-lihat Bertanya Harga, Lalu Pergi..

"Pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut ketika korban sedang tertidur. Saat ini kami masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian," ujar Arman.

Motif sementara yang terungkap, menurut penyidik, dipicu oleh hawa nafsu.

Polisi masih mendalami kemungkinan faktor lain, termasuk relasi antara pelaku dan korban di dalam keluarga.

"Motif sementara itu karena hawa nafsu. Untuk proses hukumnya, sementara kami tangani dan akan memeriksa pelaku lebih lanjut. Kami juga memastikan korban mendapatkan pendampingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terangnya.

Kepolisian memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. SH disangkakan melanggar Pasal 473 KUHP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.

Selain proses hukum terhadap pelaku, polisi juga menyatakan akan memastikan korban mendapatkan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini