Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos

Media hadapi tantangan: audiens & AI beralih dari website. Jurnalis harus adaptasi ke medsos & pakai AI sebagai alat bantu. (153 Karakter)

Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 Februari 2026 | 12:07 WIB
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono pada pelatihan AI Tools for Journalists di Makassar, Senin, 2 Februari 2026. [Suara.com/Lorinsia]
Baca 10 detik
  • Pemimpin Redaksi Suara.com menyatakan kunjungan website media turun drastis akibat pergeseran audiens ke medsos dan AI Overview.
  • Penurunan signifikan terjadi karena Generasi Z memilih ringkasan AI dan media sosial dibanding mengklik tautan berita daring.
  • Pelatihan AI Tools for Journalists digelar di Makassar pada Februari 2026 untuk meningkatkan adaptasi jurnalis terhadap teknologi baru.

"Jurnalisme tidak akan dimatikan oleh AI. Yang berbahaya itu kalau jurnalis tidak belajar AI, tidak belajar teknologi. Kalau kita tidak adaptasi, kita mengubur karya kita sendiri," tegasnya.

Ia meyakini, AI dapat menjadi teman bagi jurnalis untuk mempermudah riset, verifikasi, dan pemahaman kebutuhan pembaca, karena tetap manusia yang memegang kendali atas teknologi tersebut.

Pandangan inilah yang melatarbelakangi digelarnya rangkaian pelatihan AI Tools for Journalists yang didukung penuh oleh Google melalui Google News Initiative, bekerja sama dengan Suara.com dan Local Media Community (LMC).

Program ini resmi dimulai dengan Training of Trainers (TOT) pada awal Desember 2025, yang melibatkan belasan calon trainer dari berbagai media lokal di Indonesia, serta trainer berpengalaman dari Suara.com.

Baca Juga:Kaesang Tiba di Makassar, Siap Sulap Sulawesi Jadi Kandang Gajah

Workshop sebelumnya sudah digelar di sejumlah kota seperti Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Edisi Makassar Chapter berlangsung pada 2-3 Februari 2026 di Hotel Amaris Pettarani, Makassar, dan diikuti puluhan jurnalis dari media lokal Sulawesi Selatan.

Pelatihan ini dirancang untuk membangun kapasitas jurnalis dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya terkait verifikasi digital tingkat lanjut, liputan investigasi, serta pemanfaatan alat-alat AI generatif.

Berbagai tools diperkenalkan, mulai dari Google Trends untuk membaca arah dan tren berita, alat verifikasi gambar, video, dan lokasi, asisten AI seperti Gemini hingga perangkat riset dan investigasi seperti Pinpoint dan NotebookLM.

Salah satu peserta dari UKM Lima Washilah, Siti Ulwiyah mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga:NGAKAK! Geng Motor Terdesak, Pura-pura Jadi Penyandang Disabilitas

Ia menilai banyak tools digital yang selama ini tersedia, tetapi belum dipahami cara kerja dan pemanfaatannya secara optimal.

"Selama ini kami tahu ada tools Google, tapi belum paham betul cara kerjanya bahkan untuk masuk pinpoin belum ada akses. Jadi workshop ini sangat membantu, apalagi untuk jurnalis kampus," ujarnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini