- Bantuan keuangan Pemprov Sulsel di bawah Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mempercepat penyelesaian proyek strategis daerah.
- Revitalisasi Lapangan Gaspa bertujuan memfasilitasi olahraga dan mendukung gerakan hidup sehat masyarakat setempat.
- Dana juga dialokasikan untuk pengembangan UMKM lokal serta pembangunan signifikan Stadion Turate di Jeneponto.
SuaraSulsel.id - Bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) yang dikucurkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mulai menunjukkan hasil nyata.
Sejumlah proyek strategis, termasuk revitalisasi Lapangan Gaspa Palopo dan pembangunan Stadion Turate Kabupaten Jeneponto, kini memasuki tahap akhir.
Revitalisasi Lapangan Gaspa dilakukan melalui bantuan keuangan Pemprov Sulsel kepada pemerintah kota setempat.
Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas olahraga sekaligus menyediakan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.
Baca Juga:Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Andalas, Jalan Bali dan Jalan Langsat Kabupaten Bone
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyebut, pembangunan lapangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong gaya hidup sehat melalui gerakan Anti Malas Gerak (Anti Mager).
“Lapangan ini kita harapkan menjadi ruang masyarakat untuk berolahraga dan membangun pola hidup sehat,” ujarnya.
Selain pembangunan lapangan, sebagian bantuan keuangan juga dialokasikan untuk mendukung pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, pembangunan Stadion Turate Kabupaten Jeneponto juga menunjukkan progres signifikan.
Fasilitas tersebut merupakan hasil bantuan keuangan Pemprov Sulsel yang diserahkan langsung Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Baca Juga:ASN Pemprov Sulsel Diperbolehkan Bekerja dari Rumah
Gubernur berharap stadion tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana olahraga dan aktivitas sosial masyarakat.
Dengan sinergi antara Pemprov Sulsel dan pemerintah daerah, kedua fasilitas publik tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat sebagai pusat aktivitas olahraga, sosial, dan ekonomi.