- Dosen ASN Amal Said dikembalikan ke LLDIKTI Wilayah IX setelah diberhentikan oleh Universitas Islam Makassar (UIM).
- Peristiwa viral melibatkan dugaan Amal Said meludahi kasir swalayan di Makassar pada 24 Desember 2025.
- LLDIKTI Wilayah IX sedang melakukan pemeriksaan etik untuk menentukan sanksi final bagi dosen tersebut.
"Sebagaimana yang telah viral, salah seorang oknum dosen berinisial Dr Insinyur AS melakukan tindakan meludahi seorang karyawan swalayan. Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan merupakan dosen ASN LLDIKTI Wilayah IX yang diperbantukan di Universitas Islam Makassar," kata Muammar pada Senin, 29 Desember 2025 lalu.
Muammar menegaskan apa pun latar belakang dan pemicu peristiwa tersebut, tindakan meludahi orang lain tidak dapat dibenarkan. Terlebih dilakukan oleh seorang pendidik.
"Sebagai kampus yang menjunjung nilai agama Rahmatan Lil Alamin, nilai kemanusiaan, dan kearifan lokal, kami memandang tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap kode etik dosen," ujarnya.
Berdasarkan hasil sidang Komisi Disiplin dan Komisi Etik UIM, Amal Said dinyatakan terbukti melanggar kode etik dosen dan peraturan kepegawaian. Atas dasar itu, rektor memutuskan memberhentikan yang bersangkutan sebagai dosen UIM dan mengembalikannya ke LLDIKTI Wilayah IX.
Baca Juga:9 Peristiwa Viral Mengguncang Sulawesi Selatan Selama 2025
"Setelah sidang etik, kami langsung menyurat ke LLDIKTI Wilayah IX," tegas Muammar.
Pihak kampus juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban. Muammar berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh civitas akademika.
"Kami mewakili Universitas Islam Makassar menyampaikan permohonan maaf kepada korban. Ini menjadi refleksi bersama agar nilai-nilai kemanusiaan selalu dijaga," katanya.
Kasus ini mencuat setelah sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pelanggan yang diduga meluapkan amarah hingga meludahi kasir di Swalayan Satu Sama, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 11.00 Wita.
Baca Juga:Respons Warga Makassar soal Registrasi Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah di 2026
Saat kejadian, swalayan dalam kondisi ramai dan antrean kasir terpantau tertib. Insiden bermula ketika pelanggan tersebut diduga memotong antrean di Kasir 11 dan ditegur oleh kasir agar mengikuti antrean.
Teguran itu justru memicu kemarahan. Meski akhirnya tetap dilayani demi menghindari keributan, pelanggan tersebut diduga meludah ke arah kasir.
Aksi itu terekam kamera pengawas dan menyebar luas di media sosial.
Belakangan, pelanggan dalam video viral tersebut diketahui bernama Amal Said, dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar.
Amal membantah telah menyerobot antrean.
Ia mengklaim insiden dipicu oleh pembantu kasir dan menyebut berpindah ke kasir lain yang dinilainya kosong.