Diterjang Banjir Rob, 62 KK di Parigi Moutong Mengungsi

BPBD tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi kejadian susulan

Muhammad Yunus
Minggu, 07 Desember 2025 | 20:37 WIB
Diterjang Banjir Rob, 62 KK di Parigi Moutong Mengungsi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan banjir rob terjadi di Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong [SuaraSulsel.id/BPBD Sulteng]
Baca 10 detik
  • Banjir rob melanda dua desa di Kecamatan Tomini, Parigi Moutong, pada Sabtu (6/12) sore, merendam 62 Kepala Keluarga.
  • Kejadian ini menyebabkan dua rumah terendam dan memaksa dua Kepala Keluarga di Desa Tingkulang mengungsi sementara.
  • BPBD Sulteng telah melakukan asesmen awal dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa tanggul darurat dan logistik.

SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan sebanyak 62 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir rob di Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong.

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus dalam keterangannya di Palu, mengatakan banjir rob merendam dua desa di Kecamatan Tomini, yakni di Desa Tingkulang dan Desa Tomini Barat.

“Tepatnya di Dusun 1 Desa Tingkulang serta Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Tomini Barat. Banjir rob berlangsung sekitar pukul 16.00 sampai 18.00 WITA pada Sabtu (6/12). Air laut meluap hingga ke jalan trans dan masuk ke permukiman warga,” katanya, Minggu (7/12).

Ia menjelaskan di Desa Tingkulang Dusun 1 terdapat 17 KK atau 59 jiwa terdampak dan dua rumah terendam.

Baca Juga:Solidaritas Sulsel Mengalir, Wagub Imbau Warga Bantu Korban Bencana di Sumatera

Sementara di Desa Tomini Barat, kata dia, 11 KK atau 32 jiwa terdampak di Dusun 1 dan 34 KK atau 117 jiwa di Dusun 2, dengan total 25 rumah terendam.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun dua KK di Desa Tingkulang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Akris menjelaskan pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong dan aparat desa setempat telah melakukan asesmen awal serta berkoordinasi untuk penanganan.

Adapun kebutuhan mendesak di lokasi, lanjut dia, meliputi pembuatan tanggul darurat dan kebutuhan logistik penanggulangan bencana.

Ia menambahkan bahwa kondisi air di lokasi telah perlahan surut, namun BPBD tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi kejadian susulan.

Baca Juga:Lanjutkan Bantuan, Pemprov Sulsel Kirim Logistik Kemanusiaan ke Aceh, Sumut dan Sumbar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak