- Hujan lebat disertai angin kencang kembali melanda Kota Makassar.
- Empat mobil dilaporkan tertimpa pohon tumbang di area parkir timur Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu siang, 29 November 2025
- Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 Wita, saat sejumlah pegawai terpaksa lembur menjelang akhir tahun
Seperti, ENSO berada pada fase La Nina lemah yang diprediksi bertahan hingga awal 2026.
Kemudian, IOD (Indian Ocean Dipole) berada pada fase negatif dan diperkirakan berlangsung hingga Desember 2025.
Kombinasi kedua fenomena tersebut meningkatkan peluang pembentukan awan hujan tebal di wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan.
Selain itu, tujuh zona musim di Sulsel sudah resmi memasuki musim hujan 2025/2026, berdasarkan pemantauan hingga dasarian I November. Masuknya musim hujan bersamaan dengan dinamika atmosfer ini membuat intensitas hujan harian meningkat drastis.
Baca Juga:Kronologi Bocah 4 Tahun di Antang Makassar Diduga Diculik
Dalam surat khusus yang dikirim kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, BMKG meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi, banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, pohon tumbang dan gangguan transportasi, termasuk penyeberangan laut.
"Wilayah dengan kategori waspada curah hujan tinggi pada 21-30 November 2025 terutama Kabupaten Pangkep dan Barru," katanya.
Tak hanya di kantor Gubernur, pohon tumbang juga terjadi di perumahan BTP dan Jalan Urip Sumoharjo.
Sejumlah titik kota saat ini memang masih memiliki pohon-pohon tua dengan struktur rapuh. Terutama di area perkantoran, jalan protokol, hingga kawasan perumahan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Gubernur Sulsel: Fokus Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Saat Musim Hujan