- Fenomena gerhana bulan total akan terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa, 3 Maret 2026.
- BMKG menyatakan gerhana ini dapat disaksikan kasat mata, di mana Bulan akan tampak berwarna kemerahan saat puncak.
- Peristiwa astronomi ini memberikan kesempatan observasi langsung sekaligus menjadi momentum refleksi spiritual dan edukasi bagi masyarakat.
SuaraSulsel.id - Langit Kota Makassar, Sulawesi Selatan akan dihiasi fenomena langka gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026.
Masyarakat berkesempatan menyaksikan langsung peristiwa astronomi ini tanpa bantuan alat khusus selama kondisi cuaca mendukung.
Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni memastikan gerhana bulan total kali ini dapat dilihat secara kasat mata dari wilayah Makassar dan sekitarnya.
"Iya, itu bisa dilihat secara kasat mata untuk kejadian nanti malam. Kejadiannya sebenarnya mulai dari sore, tapi kami tetap mengadakan pengamatan," ujar Jamroni.
Baca Juga:Remaja Makassar Tewas Diduga Ditembak Polisi, Ini Kronologi Versi Polisi dan Keluarga
Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.
Dalam posisi tersebut, Bumi berada di tengah dan menghalangi cahaya Matahari yang seharusnya mengenai Bulan. Akibatnya, Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
Jamroni menjelaskan fenomena ini sebenarnya merupakan peristiwa alam yang secara astronomi tergolong rutin terjadi, meskipun tidak selalu dapat disaksikan di setiap wilayah.
"Gerhana adalah kejadian yang umum secara astronomi, ketika posisi Bulan, Bumi, dan Matahari sejajar. Cahaya Matahari terhalang oleh Bumi sehingga tidak sampai langsung ke Bulan. Saat itulah terjadi gerhana bulan," jelasnya.
Pada fase puncak gerhana total, Bulan tidak sepenuhnya menghilang dari pandangan. Sebaliknya, Bulan justru akan tampak berwarna kemerahan.
Baca Juga:Drama 6 Gol! Persita Bungkam PSM Makassar, Skor 4-2 Penuh Kejutan
Fenomena ini kerap disebut sebagai Blood Moon atau bulan darah.
Warna merah tersebut muncul akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.
Meski cahaya matahari terhalang langsung oleh Bumi, sebagian cahaya tetap dibiaskan dan tersebar, lalu mencapai permukaan Bulan dengan panjang gelombang merah yang dominan.
Berdasarkan data BMKG, gerhana bulan di Makassar berlangsung cukup panjang. Dimulai sejak sore hingga menjelang larut malam.
Berikut rincian fase gerhana bulan total pada Selasa (3/3/2026) dalam Waktu Indonesia Tengah (WITA):
• Gerhana penumbra mulai: 16.42.44
• Gerhana sebagian mulai: 17.49.46
• Gerhana total mulai: 19.03.56
• Puncak gerhana: 19.33.39
• Gerhana total berakhir: 20.03.23
• Gerhana sebagian berakhir: 21.17.33
• Gerhana penumbra berakhir: 22.24.35