Pesan Panik Terakhir Jeksen: Teman Ungkap Detik-Detik Kritis Mahasiswa UNG Sebelum Meninggal

Misteri di balik kematian Muhammad Jeksen, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Muhammad Yunus
Senin, 22 September 2025 | 16:53 WIB
Pesan Panik Terakhir Jeksen: Teman Ungkap Detik-Detik Kritis Mahasiswa UNG Sebelum Meninggal
Muhammad Jeksen, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meninggal dunia. Keluarga desak polisi usut tuntas [gopos.id]
Baca 10 detik
  • Amar sempat berkomunikasi dengan Jeksen sebelum ajal menjemput
  • Jeksen sudah lemas. Wajah dan lehernya terlihat bengkak.
  • Dugaan kelalaian hingga dugaan perploncoan dalam kegiatan Mapala mulai mencuat

SuaraSulsel.id - Misteri di balik kematian Muhammad Jeksen, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG), perlahan mulai terungkap.

Kesaksian terbaru datang dari rekan korban, Amar, yang sempat berkomunikasi dengan Jeksen sebelum ajal menjemputnya.

Mengutip gopos.id, Amar mengaku menerima panggilan telepon dari Jeksen pada Ahad (21/9/2025) malam.

Namun, suara yang terdengar tidak jelas. Beberapa saat kemudian, ia justru menerima pesan singkat yang membuatnya panik.

Baca Juga:Tragis! Anak 7 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Makassar

“Dalam pesan itu, Jeksen meminta saya untuk segera menjemputnya. Pesannya dikirim berulang kali. Dia bilang sedang sesak napas,” ungkap Amar saat ditemui, Senin (22/9/2025).

Mendapat kabar tersebut, Amar langsung meminjam motor temannya untuk menuju Sekretariat Mapala FIS UNG, tempat Jeksen berada.

Setibanya di lokasi, Amar dibuat kaget melihat kondisi rekannya.

“Saat saya tiba, Jeksen sudah lemas. Wajah dan lehernya terlihat bengkak. Saya langsung bawa ke rumah sakit,” katanya.

Amar menuturkan, saat itu tak ada satu pun panitia atau pengurus Mapala yang mendampingi Jeksen. Ia sendirian berusaha menyelamatkan rekannya.

Baca Juga:Mertua Gubernur Jatim Wafat, Andi Sudirman Sampaikan Duka Cita

Baru sekitar 30 menit setelah Jeksen berada di rumah sakit, beberapa anggota Mapala datang menyusul.

“Kalau saya tidak cepat datang, mungkin dia sudah lebih dulu meninggal di sekretariat. Sayangnya, semua sudah terlambat,” tambahnya.

Jeksen dibawa ke rumah sakit pada pukul 20.00 Wita. Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya.

Keesokan harinya, Senin pagi pukul 07.00 Wita, Amar menerima kabar duka: Jeksen meninggal dunia.

Kesaksian Amar ini menambah panjang daftar pertanyaan publik terkait kematian mahasiswa UNG tersebut.

Dugaan kelalaian hingga dugaan perploncoan dalam kegiatan Mapala mulai mencuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak