Pelajaran dari Palu: 7 Tahun Setelah Bumi Berguncang dan Laut Mengamuk

Jimmi Nugraha, salah satu saksi hidup, akhirnya berani menuliskan kisahnya. Tujuh tahun setelah Palu luluh lantak, ia mengajak kita merenung.

Muhammad Yunus
Jum'at, 19 September 2025 | 17:56 WIB
Pelajaran dari Palu: 7 Tahun Setelah Bumi Berguncang dan Laut Mengamuk
Warga memanjatkan doa saat berziarah di lokasi terdampak bencana gempa dan pencairan tanah atau likuefaksi di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (28/9/2022) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Orang-orang panik berlarian di jalanan, berteriak histeris: "Tsunami...! Tsunami...!"
  • Gempa sesar geser yang memicu longsoran bawah laut. Menghasilkan tsunami setinggi 10,73 meter
  • Pendidikan kebencanaan harus jadi bagian kurikulum sekolah dan budaya keluarga
Foto udara: Kawasan yang porak-poranda akibat likuifaksi yang dipicu gempa bumi berkekuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Irwansyah Putra]
Foto udara: Kawasan yang porak-poranda akibat likuifaksi yang dipicu gempa bumi berkekuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Irwansyah Putra]

Ketika Bumi Bergeser, Laut Bergelora, dan Tanah Mencair

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 itu berpusat di laut, 69 km dari barat laut Palu, pada kedalaman 11 kilometer.

Menurut BMKG, ini gempa sesar geser yang memicu longsoran bawah laut.

Menghasilkan tsunami setinggi 10,73 meter yang merangsek daratan hampir setengah kilometer.

Baca Juga:Kementerian PU Janji Bangunan Baru DPRD Makassar Anti Gempa dan Kebakaran

Seolah belum cukup, intensitas gempa hingga skala X MMI (ekstrem) memicu likuefaksi massal di Balaroa, Petobo, Jono Oge, dan Sibalaya.

Tanah berubah jadi lumpur hisap, "menelan" bangunan, kendaraan, bahkan manusia hidup-hidup.

Kebakaran hebat dan tanah longsor di jalur utama menuju Donggala dan perbukitan Kebun Kopi melengkapi daftar bencana.

Angka-angka bicara: 4.340 jiwa meninggal atau hilang, 4.438 luka-luka, 68.451 rumah rusak, infrastruktur lumpuh total.

Militer dikerahkan, berpacu dengan waktu, namun fasilitas komunikasi dan akses jalan yang terputus menghambat bantuan.

Baca Juga:BMKG: Makassar Belum Masuk Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Jimmi Nugraha, salah satu saksi hidup bersama sejumlah peneliti usai gempa yang menelan korban ribuan jiwa di Palu, Sulawesi Tengah [Suara.com/Dokumentasi Jimmi Nugraha]
Jimmi Nugraha, salah satu saksi hidup bersama sejumlah peneliti usai gempa yang menelan korban ribuan jiwa di Palu, Sulawesi Tengah [Suara.com/Dokumentasi Jimmi Nugraha]

Tesis Menjadi Misi Kemanusiaan

Jimmi tiba di Palu seminggu sebelum gempa, untuk survei tesis S2 Teknik Geologi Unhas.

Bahkan, saat baru mendarat di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, gempa M 5 sudah "menyapa" seolah memberi peringatan dini.

Beberapa hari ia berkeliling, mencoba memahami dinamika bawah permukaan Palu.

Tak pernah terbayang, survei lapangan itu akan menjadi bagian dari sejarah bencana dahsyat.

Setelah kejadian, Jimmi memilih bertahan. Menyaksikan langsung, sekaligus berupaya berkontribusi di tengah krisis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini